SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membuka kesempatan bagi perempuan muda untuk berkarier di Jepang melalui Program Beasiswa Caregiver. Program ini menyasar warga berusia 18-28 tahun yang ingin bekerja sebagai tenaga pengasuh lansia profesional di Negeri Sakura.
Informasi ini diumumkan melalui akun resmi Instagram @pemprov.banten. "Warga sedulur Banten, ini kesempatanmu bekerja di Jepang, gratis pelatihan dan tanpa biaya!" tulis akun tersebut.
Program ini diselenggarakan oleh UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten. Pendanaan pelatihan berasal dari dukungan CSR Sinar Mas Land dan bekerja sama dengan Fuji Academy.
"Program ini membuka jalan nyata menuju karier internasional tanpa harus keluar modal besar," demikian pernyataan yang dikutip dari akun resmi Pemprov Banten.
Pemprov Banten merinci sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi calon peserta sebelum mengikuti seleksi:
Selain itu, calon peserta juga harus memiliki rekam jejak yang bersih. Mereka tidak boleh memiliki riwayat tindak kriminal atau penyakit keturunan seperti hipertensi, jantung, dan diabetes.
"Kesehatan fisik dan rekam jejak yang baik menjadi syarat utama dalam program ini," tulisnya.
Calon peserta yang memenuhi syarat wajib mengisi Google Form Screening Awal Kandidat terlebih dahulu. Tes seleksi dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus 2026.
Lokasi tes berlokasi di UPTD Latihan Kerja Provinsi Banten, Jalan Raya Serpong KM 12, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Pemprov Banten mengingatkan satu konsekuensi bagi pelamar yang masih berstatus mahasiswa. Selama bekerja di Jepang sebagai caregiver, peserta tidak dapat melanjutkan kuliah secara bersamaan.
Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui kanal resmi Instagram @pemprov.banten.