TANGERANG — Pemkab Tangerang mencatat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjangkau lebih banyak warga dari yang ditargetkan. Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan layanan tersebut di GOR Kitri Bhakti, Kecamatan Curug, Kamis (3/9/2026).
Dalam kunjungan itu, terungkap capaian program telah menyentuh angka 1,7 juta jiwa. Jumlah tersebut melampaui target awal sebesar 1,6 juta penduduk yang direncanakan pada awal tahun.
Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari sistem jemput bola yang dijalankan tenaga kesehatan. Petugas tidak hanya melayani di puskesmas, tetapi juga aktif menyasar rumah sakit dan lingkungan sekolah di wilayahnya.
“Kami terus bergerak meningkatkan partisipasi masyarakat dalam cek kesehatan gratis ini. Hal ini sejalan dengan arahan kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan masyarakat yang sehat,” tegas Maesyal dalam keterangannya Kamis.
Program yang digelar di dua hingga tiga titik setiap pekan ini bukan hanya berjalan di Kabupaten Tangerang. Gubernur Andra Soni mengatakan, secara keseluruhan, layanan kesehatan gratis ini telah menjangkau sekitar 6,6 juta dari total 12,9 juta penduduk Banten.
“Sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya. Ini menunjukkan masyarakat mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” ucap Andra saat meninjau lokasi pemeriksaan.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, orang nomor satu di Provinsi Banten ini mengaku rutin berkeliling ke kabupaten/kota setiap Senin dan Kamis bersama kepala daerah setempat. Langkah itu diambil untuk mengawasi langsung kualitas layanan yang diterima warga.
Dari hasil pemeriksaan yang berlangsung selama ini, Gubernur mengungkap gangguan kesehatan yang dominan ditemukan di lapangan. Potensi diabetes dan tekanan darah tinggi menjadi dua kategori penyakit yang paling sering terdeteksi.
“Obatnya juga sudah kami siapkan untuk tindak lanjut,” kata Andra Soni. Fokus pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan gula darah, tekanan darah, keluhan umum, hingga kondisi paru-paru peserta.
Pemeriksaan paru-paru menjadi perhatian khusus dalam program ini. Hal tersebut terkait dengan upaya penemuan kasus tuberkulosis (TBC) yang lebih masif di lapangan, sejalan dengan program TOS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang digalakkan Pemprov Banten.
Pemkab Tangerang merespons kebutuhan itu dengan menyiagakan 28 tenaga kesehatan khusus paru-paru. Jumlah tersebut terpisah dari 48 tenaga kesehatan lain yang bertugas menangani pelayanan CKG secara umum di wilayah tersebut.
Gubernur pun mengajak masyarakat untuk tidak takut apabila ter