DLH Kota Tangerang Imbau Anak, Lansia, dan Penderita Gangguan Pernapasan Pakai Masker Saat Aktivitas di Luar

Penulis: Chandra Kusuma  •  Jumat, 11 September 2026 | 13:20:31 WIB
DLH Kota Tangerang mengimbau kelompok sensitif memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengimbau kelompok sensitif terhadap perubahan kualitas udara—anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan—untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini dikeluarkan meski indeks kualitas udara kota masih berada pada kategori sedang. Pemantauan dilakukan di empat stasiun ISPU Net Kementerian Lingkungan Hidup.

TANGERANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, meminta warga yang masuk kelompok sensitif tidak mengabaikan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan. Kelompok tersebut meliputi anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan.

Kepala DLH Kota Tangerang Yudi Pradana menyatakan kualitas udara kota saat ini berada pada kategori sedang, atau masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Meski begitu, kewaspadaan terhadap risiko gangguan pernapasan tetap diperlukan.

Empat Titik Pemantauan ISPU di Kota Tangerang

Pemantauan kualitas udara dilakukan di empat stasiun yang tersebar di Kota Tangerang. Keempatnya adalah Tangerang Kali Pasir, Tangerang Pasir Jaya, Tangerang Benteng Betawi, dan Tangerang Karang Tengah.

Data indeks kualitas udara dipantau melalui ISPU Net Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). "Hingga hari kemarin, pemantauan kualitas udara di empat stasiun, menunjukkan kategori sedang berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dipantau melalui ISPU Net Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)," kata Yudi.

Yudi menambahkan pihaknya akan segera melaporkan hasil uji tes kualitas udara hari ini kepada Wali Kota sebagai bahan pertimbangan menentukan kebijakan.

Masker dan Cairan Jadi Langkah Sederhana Lindungi Diri

Selain memakai masker yang sesuai, warga diminta menjaga kebersihan setelah beraktivitas di luar rumah. Kebutuhan cairan juga harus dicukupi sebagai upaya menjaga kesehatan.

"Penggunaan masker yang sesuai, menjaga kebersihan setelah beraktivitas di luar rumah, serta mencukupi kebutuhan cairan tetap harus dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan," ujar Yudi.

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Jabodetabek

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut penggunaan masker merupakan langkah sederhana untuk melindungi diri dari ISPA. Pasalnya, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah terpantau di kawasan Jabodetabek hingga Jawa Barat.

Sachrudin mengimbau warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker dan terus mengikuti informasi serta arahan resmi pemerintah. Ia juga meminta masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas dengan memperhatikan kondisi kesehatan.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top