Pemkot Tangerang Raih Apresiasi Layanan Investasi ALI 2026 dari 93 Kota, Wali Kota Sachrudin Terima Piagam

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Kamis, 17 September 2026 | 13:02:01 WIB

TANGERANGWali Kota Tangerang Sachrudin menerima langsung piagam apresiasi ALI 2026 dari Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu. Penyerahan berlangsung di Auditorium Nusantara, Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Penghargaan kategori pemerintah kota ini diberikan setelah Kota Tangerang dinilai memenuhi standar kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB). Penilaian diikuti 93 pemerintah kota di seluruh Indonesia.

Apa yang Dinilai dalam ALI 2026?

ALI merupakan bentuk apresiasi sekaligus evaluasi terhadap kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha di daerah. Penilaian diarahkan untuk mendorong pelayanan perizinan yang efektif, mudah, dan terstandar.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menilai pemerintah daerah berdasarkan kualitas layanan perizinan yang diberikan kepada pelaku usaha. Hasilnya menjadi bahan pembenahan bagi daerah yang belum mencapai standar optimal.

Sachrudin: Kemudahan Berusaha Harus Diikuti Kepastian Layanan

Sachrudin menyebut apresiasi ini menjadi dorongan bagi Pemkot Tangerang untuk terus memperbaiki pelayanan perizinan dan investasi. Menurutnya, kemudahan berusaha perlu diikuti kepastian layanan dan inovasi pemerintah.

"Hari ini, Pemkot Tangerang memperoleh apresiasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi setelah melalui proses seleksi panjang terhadap 93 kota di seluruh Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mewujudkan iklim investasi yang kondusif melalui perbaikan layanan dan berbagai inovasi," ujar Sachrudin.

Investasi, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan modal yang masuk. Aktivitas ekonomi dan peluang kerja yang terbuka di daerah juga menjadi bagian dari dampak yang diharapkan.

Pemkot Tangerang mendorong pelayanan perizinan yang cepat, mudah, pasti, transparan, profesional, dan ramah bagi pelaku usaha.

"Harapannya, semakin mudah orang berusaha, semakin banyak kegiatan ekonomi yang tumbuh. Pada akhirnya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Tangerang," katanya.

Rosan Roeslani: Investasi Harus Bermuara pada Lapangan Kerja Berkualitas

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menekankan peran pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang mendukung pertumbuhan dunia usaha. Menurut Rosan, pertumbuhan investasi perlu diarahkan pada penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.

"Bapak dan Ibu telah membantu meningkatkan iklim investasi hingga mampu menarik investor dari dalam dan luar negeri. Pada akhirnya, investasi harus bermuara pada terciptanya lapangan kerja yang berkualitas," tutur Rosan.

Langkah Selanjutnya bagi Kota Tangerang

Hasil penilaian ALI 2026 menjadi bahan bagi Pemkot Tangerang untuk melanjutkan pembenahan pelayanan investasi dan perizinan. Fokusnya agar pelaku usaha semakin mendapat kepastian saat mengurus izin di daerah.

Pemkot Tangerang menargetkan perbaikan layanan berjalan berkelanjutan, sejalan dengan dorongan Kementerian Investasi agar daerah mampu menarik investor dari dalam dan luar negeri.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: palapanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top