BANTEN — PT Pegadaian (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia soal bantuan pengamanan operasional dan pemanfaatan produk layanan keuangan. Kerja sama ini mencakup langkah preventif, deteksi dini, hingga pembinaan sistem keamanan di seluruh jaringan Pegadaian. Bagi nasabah, kolaborasi ini berdampak langsung pada keamanan transaksi dan layanan di kantor cabang.
Kesepakatan yang ditandatangani mencakup tindakan preventif, deteksi dini, dan pembinaan sistem pengamanan di lingkungan operasional Pegadaian. Koordinasi lapangan serta respons cepat saat terjadi gangguan keamanan juga masuk dalam cakupan perjanjian.
SEVP General Affairs PT Pegadaian Zulfan Adam menyebut kerja sama ini bukan sekadar penanganan saat ada masalah. Pengawalan dan monitoring terhadap aktivitas bisnis Pegadaian menjadi bagian dari langkah pencegahan.
"Tentunya kita ingin agar di Pegadaian dapat tercipta suasana yang aman dan nyaman. Bagi kami menjaga kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama," ujar Zulfan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menegaskan Polri merupakan mitra strategis perusahaan. Selain aspek pengamanan, kerja sama ini membuka pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian bagi keluarga besar Polri.
Ekosistem emas, pembiayaan, hingga layanan keuangan lain disebut Ahmad bisa menjadi solusi keuangan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Artinya, anggota Polri dan keluarganya punya opsi tambahan untuk mengakses layanan gadai, investasi emas, atau pembiayaan yang dikelola Pegadaian.
"Kami mengajak seluruh jajaran Pegadaian di Jawa Timur untuk menindaklanjuti kerja sama ini secara aktif bersama jajaran Kepolisian di wilayah masing-masing. Sebuah kerja sama akan kuat karena manfaat nyata yang dirasakan di lapangan," ujar Ahmad.
Pegadaian dan Polri sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi untuk menciptakan operasional yang aman dan tertib. Perluasan pemanfaatan produk Pegadaian bagi masyarakat menjadi target berikutnya.
Bagi nasabah umum, kerja sama ini berdampak pada rasa aman saat bertransaksi di kantor cabang, terutama di wilayah dengan aktivitas gadai tinggi. Kehadiran pengamanan yang terkoordinasi dengan kepolisian setempat mengurangi risiko gangguan keamanan yang bisa merugikan nasabah maupun perusahaan.
Penutup: Langkah Pegadaian menggandeng Polri menegaskan posisi perusahaan sebagai bagian dari ekosistem keuangan negara yang tidak hanya mengejar bisnis, tetapi juga menjaga kepercayaan publik. Keberhasilan kerja sama ini akan diukur dari seberapa nyata manfaatnya dirasakan di lapangan, bukan sekadar dokumen yang ditandatangani.