Santri Ponpes Al Amanah di Tangsel Diedukasi Keselamatan Berkendara, Jasa Raharja-Dishub-Honda Gelar Simulasi Bahaya Ponsel

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 13:56:31 WIB
Santri Ponpes Al Amanah di Tangsel mengikuti pelatihan teknik berkendara aman dari instruktur Honda.

TANGERANG SELATAN — Puluhan santri MA Al Amanah di Ponpes Al Gontory, Tangsel, mendapat pelatihan langsung teknik berkendara aman dari instruktur Honda, Senin (15/6). Mereka diajarkan posisi tangan yang benar, cara pengereman, hingga teknik menikung. Sesi yang paling menyita perhatian adalah saat instruktur mendemonstrasikan bahaya berkendara sambil menggunakan ponsel.

Santri Antusias Coba Simulator Berkendara

Para peserta juga diberi kesempatan menjajal simulator berkendara yang disediakan Tim Safety Riding PT Honda. Simulator ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata tentang risiko di jalan raya tanpa harus berada di situasi berbahaya. Antusiasme terlihat dari antrean panjang santri yang ingin mencoba alat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Satya Wardhani dari Jasa Raharja Tangerang membagikan helm SNI kepada para santri. Ia menjelaskan tugas dan fungsi Jasa Raharja berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, yakni memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Jasa Raharja Ingatkan Manfaat SWDKLLJ

Satya juga mengedukasi santri tentang Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan bersamaan dengan PKB. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum paham bahwa iuran ini berfungsi sebagai jaring pengaman bagi korban kecelakaan. "Kami ingin masyarakat, termasuk pelajar, memahami manfaat SWDKLLJ untuk perlindungan dan pencegahan kecelakaan," ujarnya.

Kolaborasi Lintas Instansi Targetkan Sekolah Lain

Kepala Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha, menyatakan bahwa pelajar merupakan kelompok rentan karena masih minim pengalaman dan penguasaan kendaraan. "Kami ingin membekali anak-anak sebagai calon penerus masa depan dengan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan," kata Panji dalam keterangan terpisah.

Ia berharap kolaborasi dengan Dishub Kota Tangsel dan PT Honda Motor bisa terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain di wilayah Tangerang. Acara ini juga dihadiri Kepala Bidang Keamanan dan Keselamatan Dishub Kota Tangsel, Budi Djatmiko, serta Pimpinan Sekolah KH Zaenuddin.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: haluanbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top