CILEGON — Dua medali emas jadi penyelamat posisi Kabupaten Tangerang di klasemen akhir cabor catur Popda Banten 2026. Capaian itu menempatkan mereka di peringkat kedua, hanya kalah dari Kota Tangerang yang menjadi juara umum dengan koleksi lima emas, dua perak, dan satu perunggu. Posisi ketiga ditempati Kota Tangerang Selatan yang membawa pulang dua emas, dua perak, dan empat perunggu.
Medali emas pertama dipersembahkan oleh tim Beregu Putra pada nomor Catur Standar. Empat pelajar yang turun di nomor ini adalah Edson Maxy Wiryanto (Stella Maris School Pagedangan), Jordan Ferdinand Tan (SD Atisa Dipamkara 1 Panongan), Neo Batong (SDK Penabur Gading Serpong Kelapa Dua), dan Tristan Haidar (SDN Suradita Cisauk).
Emas kedua diraih dari nomor Catur Standar Beregu Mix. Pasangan Edson Maxy Wiryanto dan Cloe Visakha Lay (SD Terpadu Pahoa Kelapa Dua) sukses menyumbangkan poin maksimal untuk Kabupaten Tangerang.
Empat medali perak datang dari nomor Catur Kilat Beregu Putra, Catur Cepat Beregu Putra, serta nomor Kilat dan Cepat Beregu Mix. Pada nomor kilat dan cepat beregu putra, skuad yang diperkuat Edson Maxy Wiryanto, Jordan Ferdinand Tan, Neo Batong, Tristan Haidar, dan Aqual Fattan Syawalandita (SMPN 1 Legok) harus puas di posisi kedua.
Sementara itu, pasangan Edson Maxy Wiryanto dan Nafisah Hanun (SMAN 2 Kabupaten Tangerang Mauk) masing-masing menyumbangkan perak pada nomor kilat dan cepat beregu mix.
Tiga medali perunggu disumbangkan tim Beregu Putri pada nomor kilat, cepat, dan standar. Tim ini diperkuat Cloe Visakha Lay, Marvellyne Yang, Nafisah Hanun, Naqia Azhar, dan Farbie Farzana Afia Hasyimi. Mereka berasal dari SD Terpadu Pahoa Kelapa Dua, SMAN 2 Kabupaten Tangerang Mauk, SDS Miftahussalam Jayanti, serta SD Permata Insani Islamic School Pasar Kemis.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang, Hendra, mengapresiasi perjuangan para atlet. Ia menyebut capaian ini bukan sekadar angka medali, melainkan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan tim official.
“Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang mampu meraih dua emas dan menempati posisi kedua. Ini hasil kerja keras semua pihak,” ujar Hendra, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, posisi runner-up ini jadi modal berharga untuk memperkuat pembinaan catur pelajar di Kabupaten Tangerang. “Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar ke depan hasilnya lebih baik lagi,” katanya.
Secara total, cabor catur Popda Banten 2026 mempertandingkan sembilan nomor beregu dengan masing-masing sembilan medali emas, perak, dan perunggu. Keberhasilan Kabupaten Tangerang menembus posisi kedua diharapkan menjadi pijakan untuk melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.