TANGERANG — Dominasi Kota Tangerang di ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Banten belum tertandingi. Hingga hari ketiga penyelenggaraan Popda XII Banten 2026, kontingen Kota Tangerang sudah mengamankan posisi puncak klasemen dengan selisih 31 medali emas dari Kota Tangerang Selatan di peringkat kedua.
Berdasarkan data perolehan medali sementara yang dirilis panitia, Kota Tangerang mengumpulkan total 159 medali. Rinciannya, 66 medali emas, 49 perak, dan 44 perunggu. Angka ini membuat Kota Tangerang unggul cukup signifikan dari Kota Tangerang Selatan yang berada di posisi kedua dengan 117 medali—terdiri dari 35 emas, 49 perak, dan 33 perunggu.
Kabupaten Tangerang menempati peringkat ketiga dengan 99 medali, yakni 31 emas, 33 perak, dan 35 perunggu. Posisi ini menunjukkan peta kekuatan olahraga pelajar di Banten masih didominasi oleh tiga daerah tersebut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menyebut capaian ini tidak lepas dari perjuangan para atlet pelajar yang tampil maksimal di setiap cabang olahraga. “Keberhasilan Kota Tangerang mempertahankan posisi puncak tidak terlepas dari kerja keras para atlet pelajar yang terus berjuang memberikan penampilan terbaik di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan,” ujarnya.
Kaonang optimistis tren positif ini bisa dipertahankan hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir. “Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, kami optimistis kontingen Kota Tangerang dapat terus menambah perolehan medali dan mempertahankan predikat sebagai juara umum POPDA XII Banten 2026,” tutupnya.
Popda merupakan agenda tahunan yang mempertemukan atlet pelajar dari seluruh kabupaten/kota di Banten. Ajang ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan olahraga usia dini di masing-masing daerah. Bagi Kota Tangerang, mempertahankan gelar juara umum bukan sekadar gengsi, melainkan bukti konsistensi sistem pembinaan yang berjalan di sekolah dan klub olahraga setempat.
Perolehan medali bersifat sementara dan masih bisa berubah karena sejumlah cabang olahraga belum menyelesaikan seluruh pertandingan. Panitia terus memperbarui data klasemen setiap akhir sesi pertandingan.