Libur Sekolah 2026, Pemkab Tangerang Siapkan Skema Pengawasan Khusus Pelajar SMP Cegah Tawuran

Penulis: Aditya Nugraha  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:24:31 WIB
Pemkab Tangerang siapkan skema pengawasan khusus pelajar SMP jelang libur sekolah 2026.

KABUPATEN TANGERANG — Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna, menyatakan bahwa koordinasi dengan berbagai instansi terkait tengah diperkuat untuk merumuskan skema pengawasan tersebut. Pihaknya telah menginstruksikan sekolah untuk memperkuat pengawasan dan menyampaikan pesan serupa secara tegas kepada orang tua sebelum libur dimulai.

Peran Orang Tua Jadi Kunci Utama Pengawasan

Agus menekankan bahwa sosialisasi dan edukasi kepada orang tua menjadi langkah awal yang krusial. Orang tua diminta untuk mengetahui secara detail aktivitas anak-anak mereka, termasuk dengan siapa mereka bepergian, hingga jam berapa, dan apa kegiatan yang dilakukan.

"Terutama untuk anak-anak usia SMP yang sedang dalam masa puber atau pencarian jati diri. Orang tua harus tahu anak mereka keluar dengan siapa, sampai jam berapa, dan apa kegiatannya itu kita sampaikan," ujar Agus di Tangerang, Selasa.

Menurutnya, pelibatan peran keluarga adalah langkah paling efektif untuk melakukan pengawasan ketat. "Ini sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti tawuran," tuturnya.

Pembatasan Akses Platform Digital untuk Pelajar

Selain pengawasan langsung, Pemkab Tangerang juga akan memperkuat penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Regulasi ini mewajibkan pembatasan akses platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Agus menilai, pembatasan media sosial terhadap anak sangat baik untuk menciptakan masa depan yang lebih relevan sesuai visi daerah. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota telah mengeluarkan surat edaran terkait penggunaan gadget yang bijaksana bagi anak didik.

"Himbauan ini ditujukan kepada siswa, pihak sekolah, dan juga orang tua agar bisa mengawasi anak-anaknya," kata Agus.

Langkah Konkret Sebelum Libur Panjang

Skema pengawasan ini merupakan respons terhadap potensi meningkatnya aktivitas remaja di luar jam sekolah selama libur panjang. Dinas Pendidikan setempat memastikan pesan-pesan pencegahan kenakalan remaja, termasuk bahaya tawuran, telah disampaikan secara masif.

Pemkab Tangerang berharap, melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan penerapan regulasi digital, para pelajar dapat mengisi liburan dengan kegiatan yang positif dan terhindar dari pengaruh buruk lingkungan.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top