TANGERANG — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengatakan proses verifikasi dan validasi data keluarga akan dioptimalkan oleh para kader yang sudah mendapat sosialisasi penggunaan aplikasi SIGA.
Data keluarga yang akurat menjadi fondasi utama dalam penyusunan program pembangunan. Tanpa data yang valid, program-program di bidang kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga berisiko tidak tepat sasaran.
"Kami hari ini memberikan sosialisasi kepada para kader mengenai penggunaan aplikasi SIGA dari kementerian agar proses verifikasi dan validasi data keluarga berjalan optimal, sehingga menghasilkan data yang akurat dan mutakhir," kata Tihar Sopian di Tangerang, Selasa.
Para kader PPKBD yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Tangerang akan turun langsung ke rumah-rumah warga. Tugas mereka tidak hanya mendata, tetapi juga melakukan verifikasi dan validasi data yang sudah ada.
Hasil pendataan ini nantinya akan menjadi acuan dalam menyusun berbagai program di bidang kependudukan dan keluarga berencana. Data yang terkumpul juga akan digunakan untuk perencanaan pembangunan keluarga yang lebih berkualitas.
DP3AP2KB Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pendataan ini. Warga diminta memberikan informasi yang benar kepada para kader saat didatangi.
"Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat menghasilkan data keluarga yang akurat sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas di Kota Tangerang," ujar Tihar.
Sistem Informasi Keluarga (SIGA) merupakan aplikasi dari kementerian yang digunakan untuk mendata dan memutakhirkan data keluarga secara digital. Dengan aplikasi ini, proses verifikasi dan validasi data diharapkan lebih cepat dan akurat dibandingkan cara manual.
Pemkot Tangerang menargetkan pendataan ini rampung dalam waktu dekat agar data keluarga yang terkumpul bisa segera digunakan untuk perencanaan pembangunan tahun anggaran berikutnya.