Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Dorong Generasi Muda Raih Karier Internasional Lewat Program Pelatihan Kerja ke Jepang dan Negara Lain

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Senin, 13 Juli 2026 | 20:03:31 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan sambutan pada sosialisasi Program Pelatihan Kerja Luar Negeri di Galeri UMKM Tangsel, Senin (13/7/2026).

TANGSEL — Sebanyak 69 peserta telah mendaftar dan tengah menjalani proses verifikasi untuk mengikuti Program Pelatihan Kerja Luar Negeri yang digagas Pemkot Tangerang Selatan. Pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris dijadwalkan dimulai pada awal pekan depan, disusul pemeriksaan administrasi, medical check up, pengurusan paspor, hingga pengajuan visa.

Pelatihan Tiga Tahap: Dilatih, Disertifikasi, Bekerja

Program ini dirancang melalui tiga tahapan, yakni pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja. Peserta akan mendapat pembekalan menyeluruh sebelum diberangkatkan ke negara tujuan, mulai dari kemampuan bahasa, keterampilan teknis, hingga pemahaman budaya dan etos kerja.

“Peserta dibekali keahlian teknis, kemampuan bahasa, serta pemahaman budaya negara tujuan. Kurikulum dirancang khusus agar sesuai dengan kebutuhan nyata di pasar kerja global,” jelas Benyamin dalam sambutannya di Galeri UMKM Tangerang Selatan, Senin (13/7/2026).

Pemkot Tangsel juga menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten melalui pengembangan jejaring kelas industri di sejumlah SMK. Sosialisasi program telah menjangkau seluruh 78 kelurahan di Kota Tangerang Selatan.

Di sisi lain, Tim Kerja Peningkatan Kapasitas dan Perlindungan Pekerja Migran (PKP2M) Dinas Ketenagakerjaan setempat telah mendata dan memverifikasi tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang legal dan berkantor di Tangerang Selatan.

Website Khusus dan Regulasi Pembiayaan Medical Check Up

Pemkot tengah menyiapkan website khusus pendaftaran agar masyarakat dapat memilih perusahaan penempatan secara mandiri dan transparan. Regulasi daerah mengenai dukungan pembiayaan medical check up bagi calon pekerja migran juga sedang disusun.

“Ini adalah wujud nyata link and match antara dunia pendidikan dengan industri global. Kolaborasi sinergis antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan lembaga pelatihan seperti inilah yang menjadi kunci agar proses penempatan kerja ke luar negeri berjalan dengan aman, legal, dan prosedural,” ujar Benyamin.

Target: Tekan Angka Pengangguran dan Cetak Tenaga Kerja Global

Wali Kota menegaskan, keberhasilan mencetak tenaga kerja berkualitas membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global. Ia berharap semakin banyak generasi muda Tangsel yang berani mengambil peluang bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.

“Ini merupakan langkah nyata dalam memperluas peluang kerja internasional sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: bantendaily.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top