Gubernur Banten Andra Soni Tinjau MPLS di SMKN 12 Kota Tangerang, Pastikan Program Sekolah Gratis untuk 10.000 Siswa Madrasah

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 16:47:31 WIB
Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan MPLS di SMKN 12 Kota Tangerang, Senin (13/7/2026).

TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperluas akses pendidikan melalui sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah Program Sekolah Gratis yang pada tahun 2026 akan menjangkau 10.000 siswa madrasah aliyah swasta di seluruh provinsi.

"Kebutuhan anak-anak kita untuk sekolah harus kita fasilitasi," tegas Andra Soni saat meninjau MPLS di SMKN 12 Kota Tangerang, Senin (13/7/2026).

SMKN 12 Kota Tangerang: Sekolah Kejuruan Pertama di Ciledug dan Larangan

SMKN 12 Kota Tangerang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah ini menjadi sekolah kejuruan pertama di wilayah Ciledug dan Larangan, dua kecamatan padat penduduk di Kota Tangerang. Dua program keahlian yang dibuka adalah Manajemen Logistik dan Bisnis Digital, yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.

Andra mengatakan pembangunan sekolah masih akan dilanjutkan. Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah rombongan belajar (rombel) mengingat tingginya kebutuhan pendidikan di kawasan tersebut.

Program Sekolah Gratis: Solusi untuk Anak yang Tak Bisa Menunggu

"Program Sekolah Gratis diluncurkan karena kita sadar membangun sekolah itu memerlukan waktu, lahan, dan biaya yang tidak sedikit. Anak-anak tidak boleh menunggu sampai sekolah dibangun," kata Andra.

Program ini menjadi salah satu andalan Pemprov Banten untuk menjamin anak-anak tetap bisa bersekolah di tengah keterbatasan infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2026, program tersebut juga mencakup madrasah aliyah swasta dengan kuota sebanyak 10.000 siswa.

SPMB Berjalan Baik, KPK Turut Awasi

Andra juga mengapresiasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai berjalan baik. Ia menyebut dukungan berbagai pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), turut memastikan proses penerimaan siswa baru berlangsung transparan dan akuntabel.

MPLS Tanpa Perpeloncoan, Fokus pada Adaptasi dan Motivasi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, memastikan pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah berjalan lancar. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik perpeloncoan selama kegiatan berlangsung.

"MPLS itu bagaimana memperkenalkan sekolah, para guru, dan belajar efektif. Intinya suasana santai, menyenangkan, dan anak termotivasi untuk ke depan belajar lebih baik," ujar Jamaluddin.

Sementara itu, Kepala SMAN 12 Kota Tangerang, Nunung Nurjanah, menambahkan sebanyak 329 siswa baru mengikuti MPLS di sekolahnya. Materi yang diberikan meliputi Tujuh Kebiasaan Anak Hebat, Wawasan Wiyata Mandala, dan kepemimpinan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Usai meninjau SMKN 12, Andra Soni melanjutkan kunjungan ke SMAN 12 Kota Tangerang untuk memantau pelaksanaan MPLS di sekolah tersebut.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: barayanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top