Pemkab Serang Jadikan Festival Ciomas Ngabring 2026 Kick Off HUT ke-500, Targetkan Multiplier Effect bagi UMKM

Penulis: Chandra Kusuma  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 23:25:01 WIB
Pemkab Serang memfasilitasi perbaikan infrastruktur jalan dan pemasangan PJU di kawasan Ciomas untuk mendukung Festival Ciomas Ngabring 2026.

SERANG — Pemkab Serang memanfaatkan momentum Festival Ciomas Ngabring 2026 sebagai titik awal perayaan puncak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang yang jatuh pada 8 Oktober 2026. Festival yang digelar di Kampung Sanepa Ciwaru, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas ini menghadirkan atraksi tari silat kolosal dan tradisi makan 6.000 paket karedok massal.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, dalam keterangannya, Minggu, menegaskan bahwa kolaborasi antara seni budaya dan ekonomi kreatif memiliki dampak ganda (multiplier effect) yang besar bagi kesejahteraan warga. Ia optimistis, pergelaran yang mampu menyedot massa dalam jumlah besar akan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan pedagang kecil hingga menengah di wilayah sekitar.

Fasilitas Infrastruktur dan Rencana Pendanaan APBD

Sebagai wujud keseriusan, Pemkab Serang langsung memfasilitasi perbaikan infrastruktur jalan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik krusial. Langkah ini diambil untuk memperkuat kelancaran akses ekonomi dan wisata budaya di kawasan Ciomas.

“Kami sangat mendukung kegiatan berbasis budaya ini karena tujuannya jelas, untuk melestarikan tradisi lokal sekaligus menghidupkan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM,” kata Ratu Zakiyah.

Bahkan, melihat tingginya inovasi dan swadaya masyarakat dalam menyelenggarakan festival, Pemkab Serang berencana mendorong pendanaan kegiatan serupa melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun-tahun mendatang. “Pasti dengan adanya kegiatan ini, dari UMKM kecil sampai yang sedang dan besar semuanya bisa habis jualannya,” ujarnya.

Dorong Camat dan Kades Gali Tradisi Lokal

Bupati mendorong seluruh camat dan kepala desa di wilayahnya untuk berinovasi menggali tradisi khas daerah masing-masing dan menyulapnya menjadi destinasi wisata baru. Menurutnya, seni budaya lokal yang dikemas menarik—seperti silat bersama dan festival kuliner massal—terbukti membutuhkan kerja sama yang baik.

“Jika setiap kecamatan mampu berkreasi, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat pesat,” tutur Zakiyah.

Festival Ciomas Ngabring 2026 menjadi bukti bahwa potensi seni budaya lokal dapat menjadi pengungkit ekonomi kerakyatan. Pemkab Serang berkomitmen untuk terus mendukung penuh kegiatan positif berbasis budaya demi kesejahteraan warga di tingkat desa maupun kecamatan.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top