SERANG — Antusiasme orang tua wali murid baru SMK Negeri 1 Cikande, Kabupaten Serang, Banten, terlihat dalam kegiatan silaturahmi dan sosialisasi program sekolah untuk Tahun Ajaran 2026-2027. Acara yang digelar di Masjid Atarbiyah sekolah pada Rabu (22/7/2026) itu dihadiri hampir seluruh orang tua dari total 432 siswa baru.
Kegiatan ini menjadi ajang bagi sekolah untuk memperkenalkan visi, misi, dan kultur SMK Negeri 1 Cikande kepada para orang tua. Sebanyak 432 siswa baru tersebut terbagi dalam lima jurusan, yaitu Mesin, Listrik, Elektro, Otomotif, dan Akuntansi.
Waka Kurikulum SMK Negeri 1 Cikande, Saidi Setiawan, yang mewakili kepala sekolah yang sedang mengikuti bimbingan teknis di Bogor, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi dan kerja sama antara pihak sekolah dengan keluarga besar siswa. Dalam paparannya, Saidi menekankan pentingnya pemahaman bersama untuk mendukung perkembangan siswa.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komunikasi, kerja sama, dan pemahaman bersama antara sekolah dan keluarga besar SMK Negeri 1 Cikande dalam mendukung kegiatan dan perkembangan siswa," ujar Saidi dalam sambutannya.
Saidi juga menjelaskan bahwa sosialisasi mencakup informasi tentang program jurusan, diskusi perkembangan siswa, serta dukungan kegiatan belajar. "Dengan komunikasi yang terbuka antara guru dan orang tua dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang mungkin timbul pada siswa," paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Waka Kesiswaan Dede Rosdiana menegaskan bahwa SMK Negeri 1 Cikande merupakan sekolah ketarunaan yang mengedepankan kedisiplinan. Ia memaparkan aturan jam masuk sekolah pukul 07.00 hingga 14.30, dilanjutkan apel sampai pukul 15.00. Siswa yang datang terlambat lewat pukul 07.30 diminta kembali ke rumah.
Dede juga mengungkapkan bahwa para taruna-taruni akan mengikuti kegiatan masa dasar pembinaan fisik dan mental (Mabintal) yang pematerinya berasal dari militer selama dua minggu. "Sekolah SMK Negeri 1 Cikande merupakan sekolah ketarunaan jadi siswa harus disiplin di segala bidang," tegasnya.
Waka Humas dan Hubin SMKN 1 Cikande, Riyo Paryadi, menambahkan bahwa pendidikan di SMK mempersiapkan siswa untuk langsung terjun ke dunia usaha dan industri. Ia menyebutkan bahwa pada kelas XI, para siswa sudah mulai melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) selama enam bulan di berbagai perusahaan di wilayah Cikande dan sekitarnya.
Riyo juga menyampaikan rencana sekolah untuk menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan bahasa Jepang bagi siswa yang berminat bekerja ke luar negeri setelah lulus. "Sekolah di SMK mendidik para siswa-siswi/taruna-taruni untuk dipersiapkan siap terjun langsung di dunia usaha dan dunia industri, bahkan juga bisa meneruskan ke perguruan tinggi sesuai slogan SMK bisa," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 1 Cikande berharap orang tua semakin terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka, sehingga tercipta sinergi yang lebih baik antara keluarga dan sekolah. "Harapannya, kegiatan ini akan menjadi langkah awal dari banyak kolaborasi yang akan memperkuat pondasi generasi penerus bangsa," tutup Dede Rosdiana.