TANGERANG — Ribuan warga memadati kawasan Jalan Benteng Jaya, Kelurahan Sukarasa, untuk menyaksikan pembukaan Festival Cisadane 2026. Untuk pertama kalinya, panggung utama pertunjukan dipusatkan di atas sungai, menghadirkan atraksi yang tidak biasa.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urip Hermawan, menjelaskan bahwa pemilihan Sungai Cisadane sebagai pusat acara memiliki makna simbolis. “Seluruh rangkaian pembukaan kami fokuskan di atas Sungai Cisadane. Konsep ini menjadi simbol bahwa Sungai Cisadane bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan sejarah dan warisan budaya yang harus terus dilestarikan,” ujarnya.
Beragam atraksi spektakuler ditampilkan, mulai dari tari kolosal di panggung apung, pertunjukan perahu naga, liong dance, hingga sirkus api. Malam pembukaan ditutup dengan pesta kembang api yang menyala di atas permukaan sungai.
Wali Kota Sachrudin mengaku bersyukur festival ini diakui secara nasional. “Alhamdulillah, Festival Cisadane tahun ini kembali digelar dengan lebih meriah. Kita bersyukur festival ini telah masuk Karisma Event Nusantara, 125 event terbaik di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, tahun depan Festival Cisadane bisa masuk 10 besar event nasional,” kata Sachrudin dalam sambutannya.
Tema “Flowing Heritage, Growing Courage” dipilih untuk merefleksikan komitmen melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong inovasi di tengah perkembangan zaman.
Untuk mendukung kenyamanan, Pemkot Tangerang menyediakan layanan Bus Tayo gratis menuju lokasi festival. Selain itu, berbagai moda transportasi lain juga disiapkan agar masyarakat lebih mudah mengakses rangkaian acara yang berlangsung hingga 26 Juli 2026.
Selain pertunjukan seni, pengunjung bisa menikmati pameran produk UMKM, ekonomi kreatif, aneka kuliner khas, serta karya kriya dan fesyen lokal. Beberapa perangkat daerah juga membuka layanan publik di area festival. Perguruan tinggi turut dilibatkan sebagai mitra pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Boyke menambahkan, masuknya Festival Cisadane dalam Top 125 KEN 2026 menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan daya saing destinasi wisata Kota Tangerang. Pemkot berharap festival ini mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan industri kreatif setempat.