BANTEN — Perubahan status publisher ini pertama kali disorot oleh akun Respec dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pemain. Di halaman Steam South of Midnight, nama Xbox sudah tidak lagi tercantum sebagai publisher—posisinya digantikan oleh Compulsion Games sebagai self-publisher. Langkah ini merupakan buah dari kebijakan Xbox yang kembali melakukan PHK massal dan restrukturisasi internal beberapa waktu terakhir.
Meski Compulsion Games belum memberikan konfirmasi resmi soal detail perjanjian di balik layar dengan Xbox, perubahan ini punya implikasi besar bagi gamer yang selama ini menahan diri membeli game tersebut. Sebelumnya, sebagian pemain enggan membeli South of Midnight karena sebagian keuntungannya akan mengalir ke Xbox. Kini, setiap pembelian di Steam dipastikan sepenuhnya menjadi pendapatan Compulsion Games.
Bagi komunitas yang ingin mendukung developer independen, ini adalah momen yang tepat untuk akhirnya mencoba game yang sudah dinanti sejak tahun lalu tersebut. Status self-published juga kerap menjadi sinyal bahwa studio sedang mempersiapkan diri untuk beroperasi secara mandiri penuh.
South of Midnight bukan sekadar game action-adventure biasa. Atmosfer yang dibangun lewat desain suara dan skor orkestra yang luar biasa berhasil membawa pemain masuk ke dalam nuansa gothic fantasy khas Amerika Selatan. Cerita yang diangkat dari trauma budaya yang tangguh dan beragam menjadi tulang punggung pengalaman bermain yang emosional dan membekas.
Di sisi gameplay, combat dan platforming-nya memang tidak menawarkan terobosan besar—masih mengandalkan mekanik klasik era PlayStation 2 yang sudah familiar. Namun, kekurangan tersebut tertutupi oleh karakter-karakter yang memorable, lagu tema yang catchy, serta visual yang memukau. Kombinasi inilah yang membuat banyak pengamat dan jurnalis game menjulukinya sebagai salah satu game Xbox terbaik di 2025.
Keputusan ini memunculkan pertanyaan besar soal arah Compulsion Games ke depan. Dalam review yang pernah ditulis, ada satu kalimat yang menarik: "Compulsion Games belum pernah membuat sekuel langsung dari game-game sebelumnya, tapi mereka perlu membuat pengecualian untuk game ini." Artinya, peluang untuk sekuel South of Midnight kini semakin terbuka lebar, terlebih dengan status independen yang baru.
Untuk pemain di Indonesia, game ini sudah tersedia di Steam dengan dukungan bahasa Indonesia pada subtitle-nya. Jika kalian menunggu momen yang tepat untuk mendukung developer kecil yang punya visi besar, sekarang adalah waktunya—sebelum harga promo musim panas tiba.