Panen Durian dan Manggis di Lebak Banten Serap Ribuan Tenaga Kerja, Bandar Pasok 5.000 Butir per Hari

Penulis: Chandra Kusuma  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:41:02 WIB
Petani memetik durian dan manggis hasil panen raya di Kabupaten Lebak, Banten, yang menyerap ribuan tenaga kerja.

Panen durian dan manggis di Kabupaten Lebak, Banten, menyerap ribuan tenaga kerja mulai dari petani, buruh pemetik, hingga pedagang pengecer. Dinas Pertanian Kabupaten Lebak mencatat musim panen tahun ini melimpah di 17 kecamatan dan berlangsung hingga Oktober mendatang.

LEBAK — Ribuan warga Kabupaten Lebak, Banten, mendapat pekerjaan dari panen raya durian dan manggis yang berlangsung sejak Agustus hingga Oktober. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan tanaman hortikultura ini menjadi andalan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Musim panen tahun ini melimpah di sejumlah kecamatan, antara lain Leuwidamar, Cirinten, Gunungkencana, Sobang, Muncang, Bojongmanik, Cijaku, Cigemblong, Cibeber, Cilograng, Bayah, Cipanas, Lebak Gedong, Panggarangan, Cihara, Cikulur, dan Cimarga.

Bandar Buah Rekrut Puluhan Pekerja untuk Layani Permintaan Pasar

Acong (50), seorang bandar penampung buah durian dan manggis di Jalan Selatan Rangkasbitung, mengaku merekrut 50 tenaga kerja untuk melayani permintaan pasar. Setiap hari, ia memasok hingga 5.000 butir durian dengan harga rata-rata Rp20 ribu per butir.

Konsumennya kebanyakan pedagang eceran dari Rangkasbitung, Jakarta, dan sejumlah daerah di Jawa Barat. "Kami mendapatkan pasokan durian dan manggis di sejumlah kecamatan di Lebak, seiring musim panen melimpah dari Agustus dan dipastikan Oktober mendatang," kata Acong.

Durian Khas Badui Jadi Primadona, Pedagang Kewalahan Layani Pembeli

Ade, seorang pedagang di Gang Kibun Rangkasbitung, menyebutkan durian dari petani Suku Badui memiliki keunggulan karena daging buahnya tebal, beraroma kuat, dan manis. Permintaan terhadap durian khas ini meningkat drastis, baik dari rombongan maupun anggota keluarga.

Untuk melayani konsumen yang memesan langsung, Ade merekrut 10 tenaga kerja. Setiap harinya, ia menghabiskan 1.000 butir durian dengan harga rata-rata Rp50 ribu per butir, sehingga menghasilkan pendapatan Rp50 juta per hari.

Panen Melimpah Dongkrak Ekonomi Warga Lebak

Rahmat Yuniar menyebut panen durian dan manggis dipastikan menyerap ribuan tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Rantai pekerjaan yang tercipta mencakup petani, buruh pemetik, buruh panggul, angkutan transportasi kendaraan, penampung atau tengkulak, hingga pedagang pengecer.

Musim panen yang masih berlangsung hingga Oktober memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi warga di selatan Lebak. Para pekerja musiman ini mengandalkan pendapatan dari panen hortikultura untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top