Pemprov Banten Siapkan Pembangunan Fasilitas Hoki di Kota Tangerang pada 2027, Target Persiapan PON 2032

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 13:06:02 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan komitmen pembangunan fasilitas hoki di Kota Tangerang pada 2027 saat pembukaan Kejurnas Hockey Indoor 2026 di GOR Nambo, Minggu.

Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen membangun fasilitas khusus olahraga hoki di Kota Tangerang pada 2027. Langkah ini diambil untuk memperkuat pembinaan talenta muda sekaligus menjadi persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri pembukaan Kejurnas Hockey Indoor 2026 di GOR Nambo, Kota Tangerang, Minggu.

TANGERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan pembangunan fasilitas khusus hoki di Kota Tangerang akan dimulai pada 2027. Gubernur Banten Andra Soni menyebut proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembinaan atlet, tidak hanya untuk kompetisi domestik tetapi juga panggung nasional.

“Insya Allah tahun 2027, kita akan bangun fasilitas khusus untuk hoki di Kota Tangerang. Selain sebagai bentuk pembinaan, tentunya untuk persiapan PON 2032,” kata Andra Soni di GOR Nambo, Kota Tangerang, Minggu.

Kota Tangerang Dinilai Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 yang berlangsung di GOR Nambo. Ajang ini diikuti oleh kontingen dari 12 provinsi, mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Kalimantan Timur dan Bali.

Andra Soni mengapresiasi kesiapan Kota Tangerang sebagai tuan rumah. Menurutnya, fasilitas olahraga yang dimiliki kota tersebut sudah mumpuni untuk menggelar kompetisi berskala nasional. “Saya apresiasi Kota Tangerang, fasilitas olahraganya sudah mumpuni,” ujarnya.

Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kemampuan Atlet Muda

Wali Kota Tangerang Sachrudin menambahkan, kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan kebanggaan tersendiri. Ia menyebut ajang ini membuka ruang pembinaan bagi atlet untuk berkembang dan mengukur kemampuan mereka di hadapan lawan-lawan kuat dari berbagai daerah.

“Olahraga bukan sekadar siapa menang dan kalah. Di dalamnya terdapat proses membangun disiplin, mental, kerja keras, sportivitas, dan karakter atlet,” jelas Sachrudin saat membuka Kejurnas.

Ia menegaskan bahwa semakin sering atlet bertanding, semakin banyak pengalaman berharga yang didapat. “Dari kompetisi seperti ini para atlet bisa mengukur kemampuan, menambah pengalaman, dan terus berkembang,” tambahnya.

Sport Tourism Jadi Peluang Ekonomi Baru

Di luar aspek prestasi, penyelenggaraan event olahraga juga dilihat sebagai motor penggerak sport tourism. Kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan ofisial dari luar daerah dinilai mampu mengenalkan Kota Tangerang sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

“Ketika atlet, pelatih, dan ofisial datang ke Kota Tangerang, mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga mengenal kota kita. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan olahraga sekaligus sport tourism,” kata Sachrudin.

Pemkot Tangerang berkomitmen terus mendukung pengembangan hoki dan olahraga lainnya. Targetnya jelas: melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. “Kita siapkan agar mereka mampu membawa nama Banten dan Indonesia ke pentas dunia,” tegasnya.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top