BANTEN — Lini lipat premium Samsung 2026 hadir dengan strategi baru. Alih-alih satu penerus Galaxy Z Fold 7, Samsung kini menjual dua model: Z Fold 8 sebagai varian dengan rasio layar baru, dan Z Fold 8 Ultra yang membawa peningkatan kamera signifikan. Keduanya sudah bisa dipesan di Australia, dengan harga yang menempatkannya di jajaran HP termahal yang beredar di negara tersebut.
Galaxy Z Fold 8 hadir dengan desain pendek dan lebar saat dilipat. Layar depannya 5,5 inci, sementara layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3 — format yang lebih cocok untuk video widescreen dibanding layar persegi pendahulunya, dan nyaman digunakan seperti e-reader saat diputar vertikal.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 Ultra adalah penerus langsung Z Fold 7. Ketebalannya kini cuma 4,1 mm saat terbuka, turun dari 4,2 mm. Peningkatan terbesarnya ada di kamera: sensor ultrawide naik dari 12MP ke 50MP, berpadu dengan kamera utama 200MP. Layar utamanya juga lebih tajam dengan resolusi 2256 x 2504 piksel dan kecerahan puncak 3.000 nits.
Harga eceran Z Fold 8 mulai AU$2.699 (sekitar Rp 28,9 juta) untuk varian 256GB, sementara Z Fold 8 Ultra dibanderol AU$2.999 (sekitar Rp 32,1 juta) — naik AU$100 dari harga Z Fold 7. Kedua harga tersebut belum termasuk pajak dan belum dikonversi untuk pasar Indonesia.
Bagi yang tidak ingin membayar penuh di muka, operator seperti Optus, Telstra, dan Vodafone menawarkan skema cicilan 24 bulan. Optus menjadi pilihan paling hemat dengan diskon AU$600 untuk kedua model dan potongan AU$20 per bulan selama 12 bulan pertama. Dengan skema ini, biaya bulanan Z Fold 8 mulai AU$127,42 (sekitar Rp 1,36 juta) untuk paket data 60GB.
Kedua model menggunakan baterai silicon-carbon yang memungkinkan kapasitas lebih besar dalam ukuran fisik yang sama. Z Fold 8 dibekali baterai 4.800mAh dan Z Fold 8 Ultra 5.000mAh — keduanya naik dari generasi sebelumnya tanpa menambah bobot signifikan.
Untuk pengguna yang mengutamakan multimedia, Z Fold 8 dengan rasio 4:3 menawarkan pengalaman menonton video yang lebih imersif. Sementara Z Fold 8 Ultra jelas ditujukan untuk mereka yang serius di fotografi mobile, berkat kombinasi kamera 200MP dan ultrawide 50MP yang sebelumnya hanya ada di seri Galaxy S26 Ultra.
Galaxy Z Fold 8 cocok untuk pengguna yang sering menonton video atau membaca di layar besar, dengan harga lebih masuk akal. Z Fold 8 Ultra layak dipertimbangkan jika fotografi dan ketipisan bodi adalah prioritas utama — meski harus merogoh kocek ekstra sekitar Rp 3,2 juta. Keduanya belum diumumkan untuk pasar Indonesia, namun pola rilis Samsung sebelumnya menunjukkan kemungkinan besar seri ini akan masuk ke Tanah Air dalam beberapa bulan ke depan.