Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang memastikan rekonstruksi Jalan Garuda di Kecamatan Batuceper sepanjang 295 meter tidak memutus akses mobilitas warga. Proyek yang baru dimulai pekan ini itu tetap membuka satu lajur dari total dua jalur yang tersedia. Pekerjaan ditargetkan tuntas sebelum memasuki musim hujan akhir tahun.
TANGERANG — Proyek perbaikan Jalan Garuda di Kecamatan Batuceper resmi memasuki tahap pembongkaran struktur badan jalan lama. Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni memastikan pengerjaan yang menelan waktu tiga bulan itu tidak menghentikan total arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.
“Kami sudah mulai pengerjaan proyek perbaikan atau rekonstruksi jalan, terutama di wilayah tengah dan utara, salah satunya Jalan Garuda, Batuceper, yang baru saja dimulai kemarin,” ujar Taufik, Selasa (19/11/2024).
Ruas Jalan Garuda memiliki dua jalur, sehingga pengguna jalan masih dapat melintasi satu jalur lainnya selama proyek berlangsung. Pihak kontraktor saat ini tengah membongkar struktur badan jalan lama sebelum dilakukan pengecoran beton dalam beberapa waktu mendatang.
Untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, Dinas PUPR telah menempatkan pengawas di lapangan dan berkoordinasi dengan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas selama masa pengerjaan.
Perbaikan Jalan Garuda merupakan bagian dari paket penanganan infrastruktur yang lebih luas. Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran Rp 69 miliar untuk merekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural.
Tercatat ada sembilan titik ruas jalan yang ditargetkan rampung sebelum Desember mendatang. “Kita bisa pantau perkembangannya bersama-sama. Semoga perbaikan semua ruas jalan bisa berjalan lancar sesuai dengan target,” kata Taufik.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebutkan total ada 47 pelaksanaan pekerjaan infrastruktur sepanjang tahun 2026. Rinciannya, 27 proyek peningkatan atau rekonstruksi jalan, 10 pembangunan jalan baru, serta 10 pembangunan dan penataan trotoar.
Selain pengerjaan fisik, Pemkot juga menyiapkan kanal pengaduan bagi warga yang menemukan kerusakan jalan. Laporan dapat disampaikan melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (Laksa) di aplikasi Tangerang LIVE atau WhatsApp ke nomor 0811-1500-152.
Setiap laporan yang masuk langsung terintegrasi dengan program Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas (Perjaka Gesit), yang petugasnya disiagakan setiap hari untuk menindaklanjuti aduan warga.