BANTEN — Gamer yang menabung sejak lama untuk membeli PS5 mungkin perlu merogoh kocek lebih dalam. Sony telah menaikkan harga resmi konsol generasi kesembilan ini di pasar Indonesia sejak Mei 2026, dan hingga awal September ini belum ada tanda-tanda harga akan turun.
Berdasarkan pantauan retail online pada Selasa (1/9), PS5 Slim varian Disc dibanderol Rp 11.399.000, sementara versi Digital dipatok Rp 9.999.000. Harga ini seragam di seluruh toko resmi dan mengikuti kebijakan Sony, tidak ada yang lebih murah atau mahal.
Sebelum kenaikan, PS5 Slim Disc dijual Rp 9.699.000 dan varian Digital Rp 8.199.000. Artinya, konsol ini melonjak Rp 1,7 juta hingga Rp 1,8 juta hanya dalam hitungan bulan.
Harga belum turun, tetapi ketersediaan barang justru jadi masalah tersendiri. Di Blibli Video Games Flagship Store, Electronic City, dan Urban Republic, stok PS5 Slim maupun Digital sudah habis terjual. Kondisi berbeda terlihat di Erafone dan MDP Superstore, di mana hanya varian Digital yang masih bisa dibeli.
Perlu dicatat, ini hasil pengecekan di toko online. Kemungkinan stok fisik di gerai langsung berbeda, jadi pemain yang berniat membeli sebaiknya menghubungi toko terdekat terlebih dahulu.
Satu-satunya momen harga bisa lebih rendah adalah saat retail menggelar promo khusus. Sayangnya, hingga artikel ini ditulis belum ada diskon dari retailer seperti My Hartono, Multi Game Shop, dan lainnya. Jika ingin membeli sekarang, gamer harus siap membayar harga normal tanpa potongan.
Buat yang tetap nekat membeli, kedua varian PS5 Slim menawarkan spesifikasi identik: CPU AMD Ryzen Zen 2 8-core/16-thread 3,5 GHz, GPU 10,28 TFLOPs, RAM 16 GB GDDR6, serta dukungan output 4K 120Hz lewat HDMI 2.1. Perbedaan hanya pada keberadaan disc drive, bentuk bodi, dan kapasitas penyimpanan.
Konektivitasnya juga sudah modern dengan Wi-Fi 6, Bluetooth 5.1, USB-C, dan USB-A. Jadi, keputusan memilih versi Disc atau Digital sepenuhnya bergantung pada preferensi koleksi game fisik versus digital-mu.