SERANG — Pengembang Perumahan Teras Bahagia menyiapkan total 781 rumah subsidi di atas lahan 11 hektare di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Seluruh unit diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp 166 juta per unit.
Owner Perumahan Teras Bahagia, Tabrani, mengatakan lahan yang digunakan untuk pengembangan perumahan mencapai 11 hektare. Seluruhnya dialokasikan sebagai rumah subsidi.
“Ini secara keseluruhan kita akan membangun sebanyak 781 unit dengan luas lahan sekitar 11 hektare dan semuanya merupakan perumahan subsidi,” katanya.
Dibandingkan sebagian perumahan subsidi lain yang umumnya menggunakan luas tanah 60 meter persegi, Teras Bahagia memilih lahan lebih lega. Ukuran 72 meter persegi diambil agar penghuni memiliki ruang gerak lebih longgar.
“Kita pastikan ini perumahan yang manusiawi dengan luas tanah 72 meter persegi. Kita tidak menggunakan luas tanah 60 meter persegi sehingga lebih leluasa untuk keluarga, terutama keluarga muda,” ujar Tabrani.
Meski tanahnya lebih luas, harga rumah tetap mengikuti patokan rumah subsidi dari pemerintah. Tabrani menyebutkan harga satu unit rumah adalah Rp 166 juta.
“Harga rumah subsidi tetap sesuai ketentuan pemerintah, yaitu Rp166 juta per unit,” katanya.
Untuk meringankan pembeli, pengembang hanya meminta uang muka Rp 250 ribu. Biaya notaris dan pengurusan bank disebut ditanggung pengembang, sehingga warga tinggal membayar cicilan bulanan.
“Masyarakat MBR yang ingin memiliki rumah di sini cukup menyiapkan Rp250 ribu. Biaya notaris dan biaya perbankan kami tangani, sehingga masyarakat tinggal membayar angsuran sesuai ketentuan,” terang Tabrani.
Pada tahap pertama, pengembang telah menyelesaikan 80 unit rumah. Penjualan berjalan cukup cepat: 72 unit sudah laku dan delapan unit masih tersedia sebagai stok siap huni.
“Saat ini kita bangun sebanyak 80 unit. Dari 80 unit itu, 72 sudah laku. Kita masih ada delapan unit yang ready stock dan minggu depan akan mulai membangun sekitar 50 unit lagi,” jelas Tabrani.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki sempat meninjau langsung rumah-rumah yang telah selesai dibangun saat melakukan silaturahmi dengan warga serta tokoh masyarakat di Kantor Pemasaran Perumahan Teras Bahagia. Kunjungan itu sekaligus memastikan kualitas hunian yang disiapkan untuk MBR.