BANTEN — Cricut resmi memperkenalkan Maker 5 pada 9 September 2026 sebagai generasi terbaru lini mesin cutting premium mereka. Perangkat ini merupakan evolusi dari Maker 4 yang rilis tahun sebelumnya, dengan sederet pembaruan yang berfokus pada kemudahan penggunaan bagi pemula sekaligus fleksibilitas untuk kreasitor berpengalaman.
Perubahan paling kasatmata ada di bagian bodi. Maker 5 mengusung desain tanpa tutup dengan permukaan datar di atasnya, mirip seperti Explore 5 yang meluncur lebih dulu. Area ini bisa dipakai untuk meletakkan peralatan saat proses pengerjaan berlangsung. Dua tombol fisik di bagian depan—power dan pause/play—akan menyala saat mesin aktif atau sedang memproses potongan.
Dari sisi fungsionalitas, Maker 5 mendukung 13 tool kompatibel yang mencakup fungsi potong, tulis, gambar, foil, scoring, deboss, emboss, hingga engrave. Peningkatan kapasitas material dari 2,4mm ke 3mm membuka kemungkinan pengerjaan material lebih tebal seperti kayu tipis atau akrilik.
Cricut Maker 5 dijual dengan harga US$349 (sekitar Rp 5,7 juta) untuk paket standar di Amerika Serikat, atau £349,99 di Inggris. Di Australia, perangkat ini dibanderol AU$699 dan sudah termasuk Essentials Bundle secara standar.
Untuk pasar yang memilih paket bundle, tersedia opsi Essentials Bundle seharga US$399 (sekitar Rp 6,5 juta) yang berisi tambahan alat dan material senilai lebih dari 65 proyek awal. Isinya mencakup kartu stok, Smart Vinyl, transfer tape, iron-on sheets, insert card set, printable vinyl, portable trimmer, serta tiga tool tambahan: standard cutting tool, scoring tool, dan engraving tool.
Pengujian yang dilakukan reviewer dari Tom's Guide berfokus pada dua proyek utama: pemotongan vinyl untuk desain kaos dan engraving pertama pada lembaran aluminium. Untuk proyek vinyl iron-on, proses berjalan mulus mulai dari test cut, desain, hingga pemotongan yang memakan waktu beberapa detik saja.
Proyek engraving jadi catatan tersendiri. Aluminium setebal 3mm terpotong rapi dengan suara operasi yang halus, namun ada pelajaran penting bagi pengguna baru: penempatan material di atas matras harus presisi. Dalam uji coba tersebut, desain portrait anjing berjudul "Soda" yang diukir untuk saudara reviewer mengalami sedikit pergeseran dari titik tengah karena material tidak disejajarkan dengan benar di matras. Kesalahan ini murni human error, bukan cacat mesin.
Seluruh proses desain berjalan lewat aplikasi Cricut Design Space yang tersedia untuk iOS, Android, PC, dan Mac. Pembaruan signifikan hadir dalam bentuk fitur "Guided Flows" yang memandu pengguna langkah demi langkah sesuai jenis proyek, termasuk rekomendasi material dan tool yang dibutuhkan. Fitur ini pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Joy 2 dan Explore 5 pada Maret 2026.
Bagi pelanggan berbayar, tersedia fitur "Create AI" untuk menghasilkan desain single-layer berbasis teks. Meski demikian, pengguna gratis tetap bisa mengakses ribuan template dan desain dari komunitas Cricut yang terus bertambah.
Dari sisi fungsionalitas inti, Maker 5 tidak membawa lompatan besar dari Maker 4. Peningkatan utamanya ada pada ruang potong yang lebih lega, desain lebih ringkas, dan paket bundle awal yang lebih kaya. Bagi pemilik Maker 4, upgrade mungkin belum mendesak. Namun bagi pengguna yang masih memakai Maker 3 atau generasi lebih lama, peningkatan kecepatan, ketenangan operasi, dan kelengkapan bundle membuat selisih harga terasa sepadan.
Catatan penting: material habis pakai seperti vinyl dan mata pisau pengganti tetap menjadi biaya berkelanjutan. Satu roll vinyl 1,2 meter dibanderol sekitar Rp 247 ribu, sementara mata pisau Fine Point pengganti bisa mencapai Rp 800 ribu. Cricut merekomendasikan penggunaan material dan tool resmi, meski alternatif pihak ketiga tersedia luas di pasaran.
Cricut Maker 5 adalah pilihan tepat bagi kreator yang baru memulai atau pemilik mesin generasi lama yang ingin upgrade menyeluruh. Paket bundle meredakan hambatan masuk berupa biaya perlengkapan tambahan yang biasanya harus dibeli terpisah. Untuk pemilik Maker 4, tidak banyak fitur baru yang wajib dikejar—mesin lama mereka masih sanggup menangani hampir semua proyek yang sama.
Di pasar Indonesia, Cricut belum memiliki distributor resmi sehingga harga akan bergantung pada importir dan marketplace. Pertimbangkan biaya material jangka panjang sebelum memutuskan, karena ekosistem Cricut dirancang untuk pemakaian berkelanjutan.