PLN Salurkan Masker APD ke BPBD Kaltara, Petugas Karhutla Jadi Prioritas

Penulis: Chandra Kusuma  •  Selasa, 15 September 2026 | 08:06:01 WIB
Petugas BPBD Kaltara menerima bantuan masker pelindung pernapasan dari PLN UID Kaltimra untuk mendukung penanganan karhutla.

BANTEN — Penyerahan bantuan berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan diri bagi personel yang bekerja di area terdampak kebakaran hutan dan lahan. General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli menyebut kondisi lapangan tidak hanya menghadirkan tantangan berupa api, tetapi juga paparan asap yang mengganggu aktivitas petugas.

Masker Khusus untuk Petugas Garis Depan

Bantuan yang disalurkan berupa masker khusus pelindung pernapasan, bukan masker biasa. Jenis ini dipilih karena personel BPBD bekerja dalam durasi panjang di area yang konsentrasi asapnya tinggi.

Chaliq menegaskan dukungan tersebut disesuaikan dengan kapasitas perusahaan. Menurutnya, penanganan karhutla memang membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, petugas lapangan, hingga masyarakat sekitar.

"Kami menyadari bahwa para petugas di lapangan menghadapi tantangan yang tidak ringan, termasuk paparan asap saat menjalankan tugas. Melalui bantuan ini, PLN ingin mengambil bagian sesuai kapasitas kami dengan memberikan dukungan perlindungan bagi petugas maupun masyarakat yang berada di wilayah terdampak," ujar Chaliq.

PLN UID Kaltimra menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di wilayah operasionalnya untuk menyalurkan dukungan yang relevan dengan kebutuhan warga.

BPBD Kaltara Sebut Bantuan Sangat Dibutuhkan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalimantan Utara Rony Haryanto mengapresiasi langkah PLN. Menurutnya, perlindungan diri adalah kebutuhan mendesak bagi personel yang bertugas di kondisi penuh asap.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Kaltimra atas dukungan yang diberikan untuk petugas dan masyarakat. Bantuan masker khusus pelindung pernapasan ini sangat bermanfaat untuk mendukung perlindungan personel yang bertugas di lapangan, terutama ketika menghadapi paparan asap," kata Rony.

Manager PLN UP3 Kaltara Dody Suhendra menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan lewat koordinasi dengan BPBD agar distribusinya tepat sasaran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada personel yang terus bekerja menangani karhutla di berbagai wilayah Kaltara.

"Kami berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Utara agar bantuan ini dapat segera dimanfaatkan oleh petugas maupun masyarakat yang membutuhkan," ujar Dody.

Peran TJSL di Wilayah Operasional

Penyaluran APD ini masuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Lewat program itu, PLN UID Kaltimra menegaskan komitmen menghadirkan dukungan sosial yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan setempat.

Karhutla di Kalimantan Utara memang menjadi persoalan tahunan yang dampaknya meluas, mulai dari gangguan kesehatan warga hingga terganggunya aktivitas harian di kawasan terdampak asap. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menekan dampak tersebut.

Bagi PLN, keterlibatan dalam penanganan bencana di wilayah operasional bukan sekadar program CSR. Perusahaan listrik negara ini memiliki kepentingan langsung menjaga keandalan pasokan listrik di area yang terdampak, termasuk memastikan petugas dan warga sekitar tetap aman saat beraktivitas.

Bantuan masker ini diharapkan tidak hanya membantu proses penanganan kebakaran, tetapi juga memberi perlindungan lebih baik bagi mereka yang berada di garis depan maupun masyarakat yang masih harus beraktivitas di tengah kondisi asap.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: gerbangkaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top