Saham Emiten Kabel Kompak Melejit, CCSI Sentuh ARA di Rp442

Penulis: Aditya Nugraha  •  Selasa, 15 September 2026 | 15:48:01 WIB
Saham emiten kabel kompak menguat pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per pukul 15.18 WIB, saham CCSI memimpin penguatan di sektor produsen kabel. Lonjakan 24,86 persen ke level Rp442 per unit itu menempatkan CCSI di batas maksimal kenaikan harian yang diizinkan bursa.

Reli CCSI bukan gerakan sehari. Dalam lima sesi perdagangan berturut-turut, saham ini konsisten ditutup di zona hijau dengan akumulasi kenaikan mencapai 52,41 persen. Angka itu jauh melampaui pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode yang sama.

Penguatan serupa turut dialami emiten kabel lainnya. Saham PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) naik 16,73 persen ke Rp3.000 per unit, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) menguat 14,71 persen ke Rp975 per unit, dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) melesat 22,31 persen.

Sementara itu, PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) naik 7,43 persen dan PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) bertambah 5,62 persen. Hampir seluruh emiten di subsektor ini bergerak searah, menandakan minat beli yang merata.

Emiten Kabel yang Menguat Hari Ini

  • CCSI — naik 24,86 persen ke Rp442 per unit (ARA)
  • VOKS — naik 22,31 persen
  • SCCO — naik 16,73 persen ke Rp3.000 per unit
  • JECC — naik 14,71 persen ke Rp975 per unit
  • KBLI — naik 7,43 persen
  • KBLM — naik 5,62 persen

Spekulasi Tema Data Center di Balik Reli

Lonjakan saham emiten kabel tidak lepas dari spekulasi pasar terhadap tema data center yang tengah panas. Permintaan kabel fiber optic dan kabel daya diperkirakan meningkat seiring ekspansi pusat data di dalam negeri, baik yang digarap operator telekomunikasi maupun perusahaan teknologi global.

Produsen kabel dinilai berada di posisi hulu yang bakal kebanjiran order jika gelombang investasi data center berlanjut. Narasi itu yang mendorong pelaku pasar masuk ke saham-saham subsektor ini, terutama emiten dengan kapitalisasi pasar kecil yang lebih mudah digerakkan.

Perlu dicatat, kenaikan tajam seperti yang dialami CCSI biasanya juga disertai kenaikan volatilitas. Saham yang menyentuh ARA berpotensi mengalami koreksi tajam begitu arus beli mereda.

Arti bagi Investor dan Pelaku Pasar

Bagi investor yang belum masuk, reli lima hari berturut-turut membuat valuasi sejumlah emiten kabel naik cukup cepat. CCSI, misalnya, sudah mengakumulasi kenaikan 52,41 persen hanya dalam sepekan, sehingga ruang untuk masuk dengan harga murah makin sempit.

Pelaku pasar perlu mencermati apakah kenaikan ini didukung oleh katalis fundamental yang nyata, seperti kontrak baru atau ekspansi kapasitas produksi, atau murni digerakkan sentimen tema. Tanpa konfirmasi order yang jelas, penguatan bisa bersifat sementara.

Dari sisi likuiditas, saham-saham berkapitalisasi kecil seperti CCSI dan JECC rentan terhadap aksi profit taking mendadak. Investor yang sudah memegang saham sejak awal reli berpotensi mengunci keuntungan, yang bisa menekan harga.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top