BANTEN — PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan LPG 3 kilogram ke 958 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hingga akhir September 2026. Penyaluran ini memperkuat akses energi di tingkat desa sekaligus mendukung perekonomian masyarakat setempat. Jumlah titik distribusi itu tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan penyaluran LPG 3 kg ke KDKMP merupakan bentuk sinergi perusahaan dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Langkah ini mengoptimalkan peran Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari ekosistem ekonomi dan distribusi energi di desa dan kelurahan.
Kitty menegaskan Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung program pemerintah yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dukungan itu diwujudkan melalui penyediaan dan distribusi energi ke koperasi yang siap beroperasi.
"Pertamina Patra Niaga mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari sinergi bersama pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).
Melalui dukungan terhadap akses dan distribusi energi, KDKMP diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayahnya. Penyaluran LPG 3 kg ini menyasar koperasi yang telah dinyatakan siap beroperasi.
Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Koordinasi itu untuk memastikan dukungan terhadap program pemerintah berjalan optimal.
Kitty menyebut akses terhadap LPG 3 kg ke Kopdes Merah Putih diharapkan memperkuat ketersediaan energi bagi masyarakat di wilayahnya. Penyaluran tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Program Kopdes Merah Putih sendiri dirancang sebagai simpul ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan. Koperasi ini tidak hanya menyalurkan barang kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi kanal distribusi energi bersubsidi.
Pertamina Patra Niaga menargetkan evaluasi dan perbaikan layanan distribusi energi kepada KDKMP yang siap beroperasi. Perbaikan dilakukan melalui peningkatan layanan maupun penambahan outlet di KDKMP.
"Pertamina Patra Niaga akan terus berevaluasi dan memperbaiki serta meningkatkan layanan distribusi energi kepada KDKMP yang siap beroperasi melalui Peningkatan Layanan maupun Penambahan Outlet di KDKMP," tambah Kitty.
Perusahaan menyatakan akan terus mendukung sesuai peran dan kapasitasnya, khususnya dalam penyediaan dan distribusi energi bagi masyarakat. Dukungan itu mencakup wilayah yang koperasinya telah memenuhi syarat operasional.
Bagi pelaku usaha di desa, kehadiran LPG 3 kg melalui koperasi setempat memangkas jarak dan biaya distribusi. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pangkalan di kota kecamatan untuk memperoleh tabung melon bersubsidi.
Pertamina Patra Niaga belum merinci sebaran 958 titik KDKMP per provinsi maupun target penambahan outlet berikutnya. Perusahaan hanya menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar.