TANGERANG — Pembukaan kegiatan itu dihadiri Ketua Forum Komunitas PAUD Kabupaten Tangerang Muzayanah bersama para tenaga pendidik. Antusiasme anak-anak disebut menjadi alasan utama pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan manasik tahun ini.
Maesyal menyampaikan rasa bahagianya bisa hadir langsung di tengah peserta. Menurut dia, anak-anak PAUD yang mengikuti manasik adalah calon pemimpin dan generasi penerus Kabupaten Tangerang.
"Kami senang dan bahagia bisa hadir di tengah-tengah anak-anakku calon pemimpin calon generasi penerus ikut melaksanakan manasik haji," ujar Maesyal.
Muzayanah menjelaskan, kegiatan manasik dipakai untuk mengenalkan rukun Islam kepada anak usia dini. Peserta belajar bagaimana menjalankan ibadah haji dan apa saja yang harus dilakukan selama rangkaian ibadah.
"Manasik Haji tingkat PAUD Kabupaten Tangerang tahun 2026, mengambil tema 'Langkah Kecil Menuju Baitullah'. Alhamdulillah kegiatan ini diikuti 5000 anak, dimulai kemarin Minggu. Ini kegiatan perdana dilaksanakan di asrama ini dan alhamdulillah anak-anak di sini nyaman," ungkap Muzayanah.
Forum Komunitas PAUD Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah terhadap para guru PAUD. Harapannya, peragaan manasik menjadi ilmu yang bermanfaat bagi peserta.
Maesyal menegaskan pembangunan daerah tidak hanya menyentuh sisi fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu bersaing menjadi prioritas lain yang dijalankan Pemkab Tangerang.
Salah satu caranya lewat pendidikan gratis bagi guru PAUD. Selama dua tahun terakhir, sebanyak 823 guru PAUD sudah dikuliahkan tanpa biaya.
"Dua tahun sudah kita kuliahkan guru guru PAUD sebanyak 823 orang secara gratis. Supaya guru-guru PAUD mendapatkan kompetensi, mendapatkan ilmu untuk ditransformasikan kepada anak-anak kita agar mereka nanti bisa cerdas, unggul, mampu bersaing dan berahklak mulia," imbuh Maesyal.
Menurut dia, tantangan pembangunan ke depan tidak ringan dan kompleks. Karena itu pengenalan serta pembentukan mental, spiritual, dan karakter yang tangguh sejak dini dinilai penting.
"Tantangan ke depan tidak mudah. Kita ingin anak-anak ini sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang tidak hanya cerdas, tapi juga mempunyai akhlak mulia, salah satunya melalui kegiatan manasik haji seperti ini," ungkapnya.
Pemkab Tangerang meminta dukungan dan doa dari orang tua, tenaga pendidik, serta seluruh elemen masyarakat. Partisipasi aktif dinilai menentukan kelancaran pembangunan dan manfaatnya bagi warga.
Maesyal juga menyampaikan rencana penyediaan tempat manasik khusus di Kabupaten Tangerang. Kepala Dinas Pendidikan bersama pihak terkait diminta merancang kebutuhan tersebut.
"Doakan saja nanti pak Kadisdik bersama pihak terkait lainnya untuk merancang untuk tempat manasik di Kabupaten Tangerang. Insya Allah tahun 2027 akan kita bangun untuk anak-anak kita sebagai calon pemimpin di masa akan datang, penerus bangsa," kata Maesyal.