Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Dorong 2 Jalur UMKM Naik Kelas: Kompetensi dan Teknologi Digital

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:32:01 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Program PKU Akbar dan Temu Usaha Nasabah Mekaar PNM Cabang Tangerang di aula Masjid Agung Alamjad, Rabu (21/10/26).

TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar dan Temu Usaha Nasabah Mekaar PNM Cabang Tangerang di aula Masjid Agung Alamjad, Rabu (21/10/26). Forum itu mempertemukan pelaku UMKM binaan PNM Mekaar dengan pemerintah daerah untuk membahas penguatan kapasitas usaha.

Menurut Maesyal, permodalan bukan satu-satunya penentu naik kelasnya sebuah usaha. Kompetensi pelaku, mutu produk, dan luasnya jangkauan pasar disebutnya sama menentukan.

Empat Faktor yang Menentukan UMKM Naik Kelas

Dalam sambutannya, Maesyal merinci syarat agar usaha mikro dan kecil bisa berkembang. Ia menyebut empat hal yang saling terkait, bukan berdiri sendiri.

"UMKM naik kelas itu tidak cukup hanya dari sisi permodalan, tapi juga ditentukan oleh kompetensi pelaku UMKM-nya, produk yang berkualitas dan mampu bersaing serta jangkauan pasar yang luas," ungkap Bupati Maesyal.

Pernyataan itu menempatkan pelatihan dan pendampingan sebagai pekerjaan rumah bersama. Bukan hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan lembaga pembiayaan yang menaungi mereka.

Peran UMKM bagi Ekonomi Kabupaten Tangerang

Maesyal menilai sektor UMKM punya kontribusi langsung terhadap perekonomian daerah. Serapannya terhadap tenaga kerja membuat sektor ini menjadi penopang pendapatan keluarga di banyak kampung dan kelurahan.

"UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Karena itu, pengembangan dan dukungan terhadap UMKM diminta terus dilakukan agar usahanya tumbuh berkelanjutan. Dampaknya diharapkan tidak berhenti pada kesejahteraan pelaku usaha, tetapi merambat ke perekonomian daerah.

Ajakan Melek Digital dan Tertib Kelola Keuangan

Kepada nasabah PNM Mekaar yang hadir, Maesyal meminta tiga hal. Pertama, memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran. Kedua, menjaga kualitas produk agar mampu bersaing. Ketiga, mengelola keuangan usaha secara tertib dan bijak.

Ajakan itu menyasar persoalan yang kerap menghambat usaha mikro: pencatatan keuangan yang longgar dan pemasaran yang terbatas pada lingkaran tetangga. Teknologi digital disebutnya sebagai jalan membuka pasar yang lebih luas.

"Jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk berinovasi dan kebersamaan sebagai kekuatan untuk maju bersama. Kita ingin UMKM Kabupaten Tangerang semakin mandiri, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," katanya.

Apresiasi untuk PNM dan Pemberdayaan Perempuan

Pemerintah Kabupaten Tangerang memberi apresiasi kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang dinilai aktif mengembangkan UMKM. Peran lembaga itu disebut paling terasa melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas pelaku usaha.

"Terima kasih dan apresiasi kepada pihak PNM yang terus aktif mengembangkan UMKM, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas para pelaku usaha. Semoga ini juga bisa jadi contoh bagi yang lainnya," pungkasnya.

Program PKU Akbar sendiri dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas usaha bagi nasabah Mekaar. Lewat forum semacam ini, pelaku usaha mikro mendapat ruang bertemu langsung dengan pemerintah daerah dan lembaga pembiayaan dalam satu agenda.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: hitzserpong.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top