Pencarian

Imigrasi Cilegon Perkuat Program PIMPASA di Tiga Desa Binaan, Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia

Senin, 20 Juli 2026 • 17:52:32 WIB
Imigrasi Cilegon Perkuat Program PIMPASA di Tiga Desa Binaan, Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia
Kantor Imigrasi Cilegon menggelar koordinasi dengan kepala kelurahan dan sekretaris desa di tiga wilayah binaan dalam rangka Program PIMPASA.

CILEGON — Kantor Imigrasi Cilegon memulai rangkaian kegiatan PIMPASA dengan melakukan koordinasi langsung bersama para kepala kelurahan dan sekretaris desa di tiga wilayah binaan. Pertemuan digelar secara terpisah dengan Kepala Kelurahan Pabean Ahmad Buhari, Sekretaris Desa Karang Kepuh Rizal Hidayat, serta Kepala Kelurahan Cikerai Cecep Sukarya.

Edukasi Langsung ke Perangkat Desa

Dalam pertemuan itu, Tim PIMPASA menyampaikan materi seputar bahaya TPPO dan TPPM, pentingnya menggunakan dokumen perjalanan yang sah, serta tata cara bekerja ke luar negeri yang sesuai ketentuan. Edukasi ini menyasar perangkat desa agar informasi bisa diteruskan ke warga secara lebih luas.

Hasil koordinasi mengungkapkan bahwa saat ini terdapat dua warga Kelurahan Pabean dan dua warga Kelurahan Cikerai yang bekerja di luar negeri melalui jalur resmi. Salah satu warga Cikerai tercatat bekerja sebagai pelaut, sementara seorang lainnya bekerja di Jepang.

Harapan Sosialisasi Tatap Muka Langsung

Seluruh pemerintah desa dan kelurahan binaan menyampaikan harapan agar Kantor Imigrasi Cilegon bisa menggelar sosialisasi yang menyasar langsung masyarakat. Mereka menilai edukasi tatap muka akan lebih efektif menjangkau warga yang selama ini belum terpapar informasi prosedur bekerja ke luar negeri secara legal.

Kepala Kantor Imigrasi Cilegon, Aditya Triputranto, menegaskan bahwa program PIMPASA merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan aturan keimigrasian.

"Pencegahan TPPO dan TPPM membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Melalui Program PIMPASA, kami ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan kelurahan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara legal serta semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan keimigrasian," ujar Aditya.

Usulan Desa Jadi Prioritas Ke Depan

Aditya menambahkan bahwa usulan dari pemerintah desa dan kelurahan untuk mengadakan sosialisasi langsung kepada masyarakat akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan program ke depan. Pihaknya berkomitmen mendekatkan layanan dan edukasi keimigrasian ke tingkat akar rumput.

Program PIMPASA merupakan salah satu bentuk komitmen Kantor Imigrasi Cilegon mendukung slogan Direktorat Jenderal Imigrasi, "Imigrasi Untuk Rakyat." Dengan pendekatan desa binaan, diharapkan angka TPPO dan TPPM di wilayah Cilegon bisa ditekan melalui peningkatan kesadaran hukum masyarakat sejak dini.

Bagikan
Sumber: persepsi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks