Pencarian

Bilal Hasan Debut di UFC Fight Night 286: Salat Jadi Kunci Jaga Mental Lawan Nilson Rojas

Rabu, 26 Agustus 2026 • 12:39:31 WIB
Bilal Hasan Debut di UFC Fight Night 286: Salat Jadi Kunci Jaga Mental Lawan Nilson Rojas
Bilal Hasan menjalani debut UFC Fight Night 286 melawan Nilson Rojas di SPD Bank Oriental Sport Center, Shanghai.

BANTEN — Laga penyelenggaraan UFC Shanghai ini mempertemukan Bilal Hasan dengan Nilson Rojas di SPD Bank Oriental Sport Center. Duel ini menjadi pembuktian bagi keduanya yang sama-sama mengantongi rekor profesional sembilan kemenangan tanpa kekalahan (9-0-0).

Kontrak UFC didapat Bilal setelah ia tampil impresif di ajang Dana White Contender Series (DWCS) pada 11 Agustus lalu. Kini, tantangan sesungguhnya menanti di panggung utama.

Rutinitas Salat dan Buku Catatan: Senjata Rahasia Bilal

Di tengah hiruk-pikuk persiapan menuju oktagon, Bilal justru memilih menekuni hal yang bersifat personal. Ia menegaskan bahwa ketenangan batinnya bersumber dari konsistensi menjalankan ibadah salat di sela-sela program latihan fisik yang padat.

"Yang membantu saya [tetap tenang] adalah salat. Saya selalu berusaha untuk salat, latihan, latihan, dan latihan," ungkap Bilal dalam wawancara virtual, Rabu (26/8).

Bagi petarung berusia 25 tahun ini, aspek mental bukan sekadar pelengkap. Ia meyakininya sebagai 90 persen penentu kemenangan di olahraga Mixed Martial Arts (MMA). Untuk mengasah sisi tersebut, Bilal punya metode unik: menuangkan pikirannya ke dalam buku catatan dan rutin membaca buku.

"Saya selalu menjaga kualitas mental. Saya selalu membawa buku catatan dan menulis apa yang saya pikirkan. Saya juga selalu baca buku. Saya melakukan itu sebanyak saya melatih fisik saya," katanya.

"Dalam bela diri dan pertarungan, sebanyak 90 persen di dalamnya adalah persoalan mental. Kita tidak bisa mencapai fisik prima jika mental tidak siap," tegasnya.

Target Realistis: Relaks, Nikmati Proses, dan Prediksi KO Ronde Kedua

Meski optimistis meraih kemenangan, Bilal memilih untuk tidak terburu-buru memaksakan penyelesaian cepat di ronde awal. Ia sadar bahwa Nilson Rojas memiliki kualitas sepadan yang tak bisa diremehkan.

"Idealnya memang menang di ronde pertama. Tapi saya tidak ingin buru-buru. Saya ingin relaks dan tetap tenang dalam melakukan ini," ujar Bilal.

Sikap dewasa ini merupakan buah dari perjalanan kariernya. Jika dahulu ia sempat berpikir untuk menanjak cepat, kini pendekatannya berubah total. Ia lebih memilih menikmati setiap momen di panggung tarung profesional.

"Ketika saya memulai karier, saya sempat berpikir untuk naik cepat-cepat. Tapi sekarang saya ingin enjoy. Tapi kalau untuk prediksi, saya pikir bisa menang KO di ronde kedua," pungkasnya.

Duel Bilal Hasan vs Nilson Rojas di kelas welter ini dipastikan akan menjadi ujian mental terbesar bagi keduanya. Pertarungan ini juga menegaskan bahwa persiapan matang seorang atlet tidak hanya berhenti pada kekuatan fisik, tetapi juga ketenangan spiritual di tengah tekanan kompetisi level dunia.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks