SERANG — Ribuan mata memandang ke arah panggung utama di Lapangan Mapolres Serang, Kecamatan Ciruas. Bukan sekadar seremoni keagamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini menjadi panggung kolaborasi lintas elemen masyarakat Kabupaten Serang. Doa dan dzikir bersama yang digelar pada Kamis (27/8/2026) itu menyatukan aparat kepolisian, pejabat daerah, buruh, hingga pengemudi ojek online dalam satu barisan.
Modal Sosial Menjaga Banten Aman
Kehadiran Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas dalam acara tersebut bukan tanpa alasan. Ia mewakili Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan menegaskan bahwa momen ini adalah bukti nyata kondusivitas wilayah. "Alhamdulillah saya hadir mewakili Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Pak Kapolres dan sejumlah tokoh masyarakat, ormas, ojol dan kepala desa, bahwa ini bukti konkret bahwa Banten aman, Kabupaten Serang juga aman," tegasnya di hadapan ratusan jamaah.
Menurut Najib, kekompakan yang terlihat di lapangan itu merupakan implementasi langsung dari instruksi pimpinan tertinggi kepolisian. "Ini sesuai dengan pesan dari Pak Kapolri, dari seluruh pimpinan di Jakarta bahwa kolaborasi untuk menjaga, merawat NKRI menjadi kewajiban kita bersama," tuturnya.
Perbedaan Adalah Kekayaan, Bukan Penghalang
Di tengah suasana religius, Najib menyampaikan pesan yang menyentuh inti persoalan kebangsaan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang—baik itu seragam, suku, maupun keyakinan—justru menjadi kekayaan yang harus dirawat bersama. "Oleh karena itu mari kita jaga, saling menghormati, saling menghargai," katanya.
Baginya, menjaga keutuhan Indonesia adalah bagian dari perjuangan yang tidak boleh berhenti. "Menjaga Indonesia adalah bagian dari perjuangan kita semua," ujarnya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap upaya kolaboratif.
Polres Serang: Kamtibmas Tanggung Jawab Semua Pihak
Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menyebut kegiatan ini sebagai momentum strategis memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan bahwa tema yang diusung kali ini, 'Jaga Serang, Banten Aman', bukan sekadar slogan. "Yang bisa merawat Banten, Serang adalah kita semua, bukan hanya kami, tetapi seluruh masyarakat, mari kita saling bahu-membahu, saling menjaga Kabupaten Serang," pesannya.
Andri mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai kelompok masyarakat yang hadir. Ia berharap doa bersama ini membawa keberkahan dan semakin mengeratkan silaturahmi. "Mudah-mudahan kegiatan Maulid Nabi, doa dan dzikir bersama ini bisa menjaga kebersamaan kita untuk menjaga situasi kamtibmas yang lebih baik di wilayah Kabupaten Serang," pungkasnya.
Apa Langkah Polres Serang Selanjutnya?
Kapolres memastikan pihaknya tidak akan berhenti pada satu kegiatan seremonial. Ke depan, jajaran Forkopimda akan terus menginisiasi kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan rasa aman tidak hanya dirasakan di pusat kota, tetapi hingga ke pelosok desa di Kabupaten Serang.