Pencarian

DPUPR Kota Tangerang Libatkan Konsultan dan Laboratorium Uji Mutu Jalan Beton, Target Rampung Lebih Cepat

Jumat, 28 Agustus 2026 • 18:20:02 WIB
DPUPR Kota Tangerang Libatkan Konsultan dan Laboratorium Uji Mutu Jalan Beton, Target Rampung Lebih Cepat
Petugas pengawas memeriksa material jalan beton yang tengah dikerjakan di Kota Tangerang, Jumat (tanggal tidak disebutkan).

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Banten, menerjunkan konsultan pengawas, tim teknis, dan laboratorium untuk menguji material di setiap tahapan konstruksi perbaikan jalan. Langkah ini diambil di tengah percepatan pengerjaan yang ditargetkan rampung lebih awal dari kontrak demi mengurai kemacetan di ruas jalan padat lalu lintas.

TANGERANG — Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaini, menegaskan bahwa pengujian material dilakukan secara simultan dan maraton sejak pekerjaan konstruksi dasar selesai. Setiap material wajib diuji di laboratorium sebelum tahapan pekerjaan berikutnya dilanjutkan.

"Jadi setelah selesai kita uji laboratorium, kita secara simultan, secara maraton terus melakukan tahapannya. Sehingga secara teknis percepatan pekerjaan itu bisa sesuai dengan apa yang kita targetkan," kata Taufik di Tangerang, Jumat.

Pekerjaan Beton Dikebut dari 3 Bulan Jadi 2 Bulan

Percepatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan tingginya volume kendaraan di sejumlah ruas yang tengah diperbaiki. Pekerjaan konstruksi beton yang secara kontrak umumnya berlangsung sekitar tiga bulan, diupayakan tuntas dalam waktu sekitar dua bulan.

"Karena kondisi lalu lintas cukup padat, kita coba percepat menjadi dua bulan. Tetapi dengan percepatan waktu ini, kita juga tidak ingin mengubah kualitas pekerjaan. Itu menjadi satu hal yang tidak bisa ditawar," ujarnya.

Pengawasan Berlapis Hingga Masa Pemeliharaan

Untuk menjaga mutu, pengawasan dilakukan secara berlapis hingga tahap audit. Setelah konstruksi selesai, ruas jalan yang telah dikerjakan masih memasuki masa pemeliharaan selama rata-rata enam bulan, di mana tanggung jawab perawatan masih berada di tangan kontraktor.

Setelah masa tersebut berakhir, pemeliharaan dilanjutkan oleh bidang operasi dan pemeliharaan DPUPR Kota Tangerang. "Komitmen kita untuk bisa menjaga kualitas pekerjaan," kata Taufik menegaskan.

Anggaran Rp69 Miliar untuk Jalan Strategis

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebutkan terdapat puluhan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur selama tahun 2026, dengan rincian meliputi peningkatan atau rekonstruksi jalan, pembangunan jalan baru, serta pembangunan dan penataan trotoar. Untuk memastikan kualitas, Pemkot Tangerang telah menempatkan pengawas di lapangan serta berkoordinasi dengan kepolisian dalam pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Pemkot Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp69 miliar untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural.

Warga Bisa Lapor Lewat Aplikasi Tangerang LIVE

Selain pengawasan internal, DPUPR membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut memantau kondisi jalan. Informasi dan laporan warga menjadi bagian dari sistem monitoring, termasuk melalui kanal pengaduan Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA) yang tersedia di aplikasi Tangerang LIVE atau WhatsApp di 0811-1500-152.

"Semakin banyak informasi dari masyarakat, lebih bagus karena bagaimana kita menjaga level of services jalan ini bisa terus dijaga," kata Taufik.

Laporan yang masuk melalui kanal resmi tersebut akan langsung terintegrasi dengan program Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas (Perjaka Gesit) melalui sejumlah petugas yang telah disiagakan setiap harinya.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks