Pencarian

Unitree Robotics Cetak Sejarah IPO, Kekayaan CEO Wang Xingxing Tembus Rp 283 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 17:39:01 WIB
Unitree Robotics Cetak Sejarah IPO, Kekayaan CEO Wang Xingxing Tembus Rp 283 Triliun
Unitree Robotics resmi melantai di bursa China dengan nilai IPO yang mencetak rekor baru.

BANTEN — Lonjakan saham yang fenomenal ini menempatkan Unitree sebagai primadona baru di pasar modal China. Antusiasme investor tidak lepas dari status perusahaan sebagai produsen robot humanoid terbesar dunia berdasarkan angka penjualan, serta posisinya sebagai jagoan teknologi nasional di tengah dukungan penuh pemerintah terhadap industri maju, dari robotika hingga semikonduktor.

Fenomena IPO dan Proyeksi Pasar Robot Humanoid

Wang Xingxing (36) baru masuk jajaran miliarder pada awal Agustus lalu. Saat itu, Forbes memperkirakan nilai kepemilikan sahamnya mencapai USD 2,4 miliar. Kini, setelah aksi korporasi tersebut, kekayaannya melejit lebih dari enam kali lipat.

Meski pasar menyambut euforia, analis mengingatkan bahwa adopsi robot humanoid masih dalam tahap awal. "Lonjakan sebesar 629% ini masih sesuai ekspektasi. Namun, robot berbentuk manusia besutan Unitree saat ini utamanya masih digunakan untuk keperluan penelitian, pengajaran, dan pertunjukan," ungkap Shen Meng, direktur pelaksana bank investasi Chanson & Co.

Unitree sendiri mengakui industri humanoid secara keseluruhan masih berada pada fase awal komersialisasi. Dalam jangka pendek, produk mereka akan lebih banyak dipakai untuk riset dan pengembangan (R&D) serta pertunjukan panggung.

Strategi Jangka Panjang dan Kinerja Keuangan

Target jangka panjang perusahaan adalah menjadikan robot-robot ini andalan di lini pabrik dan membantu tugas rumah tangga. Ambisi ini didorong oleh penurunan biaya hardware serta kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang membuat mesin semakin pintar.

Potensi pasarnya sangat besar. Dipimpin China dan AS, pengiriman robot humanoid global diperkirakan melonjak dari 20.000 unit tahun lalu menjadi 1,2 juta unit pada 2030. Laporan BofA Global Research menyebut hal ini akan menciptakan pasar senilai USD 37 miliar dalam waktu kurang dari lima tahun.

Kinerja keuangan Unitree pun menunjukkan tren positif. Pendapatan melonjak lebih dari 300% year-on-year menjadi 1,7 miliar yuan pada tahun lalu. Laba bersihnya juga meroket hampir 200% menjadi 278,2 juta yuan, dengan harga jual rata-rata robot humanoid mencapai 166.400 yuan.

Rintangan Geopolitik dan Inovasi Terbaru

Ekspansi Unitree tidak tanpa hambatan. Risiko geopolitik menjadi sorotan utama setelah pemerintahan Donald Trump mengumumkan larangan impor untuk produk robot humanoid dan anjing robot berkaki empat keluaran baru dari China pada Juli lalu.

Perusahaan yang meraup lebih dari 10% penjualan dari pasar AS tahun lalu ini menyatakan larangan tersebut tidak berlaku untuk produk yang sudah dipasarkan. Namun, model-model terbaru mereka akan memerlukan persetujuan khusus dari pemerintah AS.

Menjelang debut sahamnya, Unitree meluncurkan robot berkecepatan tinggi yang dijuluki "Superman". Robot ini mampu melompat hingga dua meter dan mencapai kecepatan maksimal 12,66 meter per detik, yang diklaim melampaui rekor dunia manusia.

Awal tahun ini, Unitree juga sempat menghebohkan media sosial China dengan peluncuran GD01, robot transformator setinggi 3 meter yang dapat memuat pilot manusia di kokpitnya. Robot tersebut dibanderol mulai USD 650.000.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks