Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat 1,7 juta warga telah menjalani pemeriksaan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), melampaui target awal yakni 1,6 juta jiwa atau mencapai 100,7 persen. Di tengah capaian tersebut, pemkab kini memperluas cakupan program dengan memfokuskan skrining khusus tuberkulosis (TBC) yang melibatkan puluhan tenaga kesehatan. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat deteksi dini penyakit paru-paru di tengah masyarakat.
TANGERANG — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang mencatatkan jumlah pemeriksaan mencapai sekitar 1,7 juta orang. Realisasi itu setara 100,7 persen dari target awal yang dipasang sebanyak 1,6 juta jiwa, menurut data yang disampaikan pemkab, Jumat.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menuturkan, capaian tersebut merupakan akumulasi dari pemeriksaan yang digelar secara rutin setiap Senin dan Kamis. Layanan digelar di puskesmas, rumah sakit, hingga menyasar sekolah-sekolah melalui metode jemput bola.
Angka 1,7 Juta Pemeriksaan dan Target yang Terlampaui
"Bersama dengan petugas kesehatan, baik di puskesmas, di rumah sakit, atau di sekolah-sekolah jemput bola, semuanya sudah bergerak dan sudah berupaya untuk meningkatkan jumlah yang dicek kesehatan gratis," kata Maesyal saat memberikan keterangan di Tangerang, Jumat.
Pencapaian ini mendapatkan apresiasi langsung dari Gubernur Banten Andra Soni. Ia menilai tingginya angka partisipasi warga mencerminkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.
"Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Tangerang atas capaian CKG yang sudah melampaui target," ujar Andra Soni.
Penguatan Skrining TBC: 28 Nakes Khusus Dikerahkan
Meski pemeriksaan umum telah berjalan, Pemkab Tangerang kini menambah fokus pada deteksi dini tuberkulosis alias TBC. Perluasan layanan ini dilakukan di dalam kerangka Program CKG yang sudah berjalan selama ini.
"Selain pemeriksaan umum, Pemkab Tangerang kini juga memfokuskan penguatan skrining khusus untuk penyakit paru-paru dan TBC," jelas Maesyal.
Untuk menunjang skrining tersebut, pemkab menerjunkan 48 tenaga kesehatan yang menangani pemeriksaan umum dan 28 tenaga kesehatan khusus yang bertugas menangani pemeriksaan paru-paru. Hingga saat ini, sudah ada 80 orang yang terdaftar untuk menjalani pemeriksaan paru-paru.
Separuh Warga Banten Sudah Periksa Kesehatan
Di tingkat provinsi, cakupan layanan CKG juga menunjukkan perkembangan signifikan. Andra Soni menyebut, kurang lebih 6,6 juta dari total 12,9 juta warga Banten telah mengikuti program pemeriksaan gratis tersebut.
"Capaian kita sampai dengan hari ini sudah kurang lebih 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten. Jadi sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya," kata Andra Soni.
Maesyal menambahkan, keberhasilan skrining TBC ini tidak lepas dari sosialisasi yang masif. Ia mencontohkan, langkah ini selaras dengan arahan gubernur agar warga yang terindikasi mengidap TBC segera mendapatkan pengobatan.
"Ini berkat Pak Gubernur, kita semua sosialisasi bahwa ditemukannya, misalkan ada pengidap atau penyakit TBC, itu lebih baik kita untuk segera mengobatinya," tuturnya.
Dukungan pemerintah daerah dan jajaran tenaga kesehatan melalui pelayanan langsung disebut menjadi kunci naiknya cakupan pemeriksaan. Rata-rata, pemkab menggelar dua hingga tiga titik pemeriksaan setiap pekan di wilayah Kabupaten Tangerang.