Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang menyatakan empat dari 10 proyek perbaikan jalan skala besar pada 2026 sudah tuntas dan bisa dilalui kendaraan. Keempat ruas yang rampung itu adalah Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, Jalan Garuda Batuceper, Jalan Husein Sastranegara Benda, dan Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat atau Jalan Raya Oppo Manufacturing Indonesia di Periuk. Sementara enam proyek lain masih berjalan dengan progres bervariasi, termasuk pelebaran Jalan Sitanala yang sudah mencapai 92,30 persen.
TANGERANG — Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyebut keempat ruas jalan yang sudah selesai itu dituntaskan lebih cepat dari target yang ditetapkan. Pihaknya berharap warga memanfaatkan akses jalan yang sudah diperbaiki dengan baik sekaligus ikut menjaganya.
Perbaikan jalan skala besar di Kota Tangerang pada 2026 mencakup 10 proyek. Empat di antaranya kini sudah bisa dilalui kendaraan, sedangkan enam sisanya masih dalam pengerjaan.
Daftar Empat Jalan yang Sudah Rampung
- Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari
- Jalan Garuda, Batuceper
- Jalan Husein Sastranegara, Benda
- Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat atau Jalan Raya Oppo Manufacturing Indonesia, Periuk
Pembangunan Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat dinilai punya manfaat besar. Menurut Taufik, ruas itu membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut karena ada sejumlah industri besar di sekitarnya.
"Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya terganggu dengan adanya perbaikan ini sudah kembali normal, sehingga manfaatnya dirasakan langsung masyarakat maupun pengguna jalan lainnya," ujar Taufik.
Progres Enam Ruas yang Masih Dikerjakan
- Jalan Iskandar Muda Neglasari: 54 persen
- Jalan Sangego Selatan: 60,61 persen
- Jalan Teuku Umar Karawaci: 39,65 persen
- Jalan Raya Bayur Periuk: 20,24 persen
- Jalan RAM Cikokol: 35,49 persen
- Pelebaran Jalan Sitanala: 92,30 persen
Pelebaran Jalan Sitanala menjadi proyek dengan progres tertinggi di antara enam ruas yang belum rampung. Sementara Jalan Raya Bayur Periuk masih berada di angka 20,24 persen, terendah dari seluruh proyek yang berjalan.
Wali Kota Dorong Percepatan Tanpa Mengurangi Mutu
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi progres pengerjaan yang dinilainya signifikan dibandingkan peninjauan sebelumnya. Jika sesuai kontrak, pekerjaan ditargetkan selesai dalam tiga bulan.
Jajaran Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong percepatan agar masyarakat bisa kembali menggunakan jalan dengan nyaman. Meski begitu, percepatan itu tidak boleh mengurangi kualitas pekerjaan.
Sepanjang 2026, Pemkot Tangerang memperkuat infrastruktur melalui 47 pelaksanaan pekerjaan. Rinciannya, 27 pekerjaan berupa peningkatan atau rekonstruksi jalan, 10 pembangunan jalan, serta 10 pembangunan dan penataan trotoar.