Putin: 300 Kesepakatan Investasi Rp 6 Triliun di Timur Jauh, Pariwisata Jadi Primadona

Penulis: Endra Sanjaya  •  Jumat, 04 September 2026 | 05:59:31 WIB
Peserta forum menyimak paparan mengenai 300 kesepakatan investasi senilai Rp 6 triliun di kawasan Timur Jauh Rusia.

BANTEN — Angka investasi itu disebut Putin meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut minat dunia usaha, termasuk perusahaan asing, terhadap dua kawasan paling timur Rusia itu terus menguat. Berbagai sektor mulai dari perumahan, pariwisata, industri kreatif, hingga infrastruktur masuk dalam portofolio kesepakatan yang diteken di forum tahun lalu.

Pariwisata: 400 Perjanjian dan Resor Sepanjang Tahun

Putin merinci sektor pariwisata mencatatkan kinerja paling menonjol. Lebih dari 400 perjanjian ditandatangani untuk pembangunan pusat ski, hotel, pusat rekreasi, dan lokasi glamping.

Dari total proyek yang mendapat dukungan negara di Timur Jauh dan Arktik, satu dari sepuluh di antaranya bergerak di sektor pariwisata. Pemerintah Rusia tengah mengembangkan resor yang bisa beroperasi sepanjang tahun.

Dua proyek andalan yang disebut Putin adalah Baikal Harbor di Buryatia dan kawasan wisata pesisir di Primorsky Krai. Keduanya dirancang untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara—terutama dari kawasan Asia-Pasifik yang berbatasan langsung dengan wilayah tersebut.

Dorongan Industri Kreatif di Yakutsk dan Vladivostok

Selain infrastruktur fisik, Rusia juga menargetkan pengembangan ekonomi kreatif. Putin menyebut sektor animasi, film, perhiasan, dan kerajinan tradisional sebagai tulang punggung ekonomi baru kawasan itu.

"Kami akan terus menyediakan fasilitas produksi, instrumen pembiayaan, serta saluran kerja sama dengan mitra asing untuk sektor tersebut," kata Putin dalam pidatonya di Vladivostok.

Klaster kreatif yang menjadi pusat inkubasi industri ini telah beroperasi di Yakutsk. Menurut Putin, klaster serupa tengah dibangun di tiga kota lain: Ulan-Ude, Blagoveshchensk, dan Vladivostok.

Target Baru dan Peran Forum bagi Investor Asing

EEF diselenggarakan setiap tahun oleh pemerintah Rusia sejak 2015. Forum ini menjadi jembatan utama bagi investor asing yang ingin masuk ke pasar Timur Jauh, kawasan yang selama ini dianggap sulit dijangkau namun kaya sumber daya alam.

Rusia kini berharap forum ke-11 yang berlangsung tahun ini kembali melahirkan kontrak jangka panjang bagi kedua kawasan. Putin menegaskan komitmennya memperluas insentif bagi investasi yang masuk ke sektor-sektor prioritas.

Ia menambahkan, kesepakatan yang dihasilkan forum tahun lalu bukan sekadar angka di atas kertas. Sejumlah proyek strategis telah memasuki tahap konstruksi, terutama yang menyangkut infrastruktur pariwisata dan kawasan industri kreatif.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top