BANTEN — Koreksi yang terjadi pada Jumat (4/9/2026) dipandang sebagai konsolidasi sehat. Sebelumnya, IHSG mencatat penguatan signifikan sebesar 1,82% sepanjang pekan sebelumnya, sehingga wajar apabila terjadi profit taking.
Para analis memperkirakan indeks akan bergerak dalam rentang support di level 6.580–6.600 dan resistance di level 6.680–6.700. Selama IHSG mampu bertahan di atas area 6.580, peluang untuk menguji level psikologis 6.700 masih terbuka lebar.
Proyeksi teknikal lainnya menempatkan rentang perdagangan hari ini di kisaran 6.612–6.704. Tekanan beli berpotensi kembali meningkat apabila indeks berhasil menembus area resistance terdekat.
Pelaku pasar akan mencermati sejumlah faktor utama yang berpotensi menggerakkan indeks pada perdagangan awal pekan ini. Arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) menjelang pertemuan September masih menjadi perhatian utama investor global.
Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan harga minyak dunia yang masih tinggi turut mewarnai sentimen perdagangan. Arus dana investor asing (foreign flow) juga akan menjadi katalis yang menentukan, bersamaan dengan rilis data ekonomi Amerika Serikat dan Indonesia sepanjang pekan ini.
Sejumlah analis merekomendasikan investor untuk mencermati beberapa saham yang dinilai memiliki prospek menarik pada perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut antara lain:
Kombinasi sentimen global dan domestik diperkirakan membuat perdagangan awal pekan berlangsung dinamis. Investor disarankan untuk tetap menerapkan manajemen risiko yang ketat dan mencermati perkembangan pasar sepanjang sesi perdagangan berlangsung.
Investasi mengandung risiko.