Tandon Sudirman Tigaraksa Tampung 28.526 Kubik Air, Progres Pembangunan Capai 80,12 Persen

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 22 September 2026 | 15:31:01 WIB
Pembangunan Tandon Sudirman di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, telah mencapai progres 80,12 persen.

TIGARAKSA — Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat pembangunan Tandon Sudirman di Kecamatan Tigaraksa telah mencapai 80,12 persen. Tandon itu dirancang menampung limpasan air hujan sebelum dialirkan ke sistem drainase.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah menyebut tandon tersebut disiapkan untuk mengurangi risiko banjir di Desa Pasir Nangka dan Kelurahan Tigaraksa. Prinsipnya, air hujan yang datang dikelola dan ditampung terlebih dahulu sebelum masuk ke saluran pembuangan.

Kapasitas Tampungan 28.526 Meter Kubik

Berdasarkan data DBMSDA, Tandon Sudirman memiliki volume tampungan sekitar 28.526 meter kubik. Luas penampang basahnya mencapai 6.001,564 meter persegi.

Kedalaman tandon berada di kisaran 4,5 hingga 5 meter. Tandon juga dilengkapi jalur inspeksi dan pedestrian yang mengelilingi area tampungan.

Fungsi Ganda: Pengendalian Air dan Ruang Terbuka Hijau

Selain fungsi pengendalian air, kawasan Tandon Sudirman dirancang memiliki fungsi tambahan sebagai ruang terbuka hijau dan ruang aktivitas masyarakat. Jalur pedestrian dan jogging track di sekitar tandon nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga maupun melakukan aktivitas di ruang terbuka.

"Jadi fungsi utamanya tetap sebagai bagian dari pengendalian air. Tetapi kawasan ini juga kita arahkan agar mempunyai manfaat lingkungan dan sosial bagi masyarakat. Pembangunan Tandon Sudirman saat ini tercatat telah mencapai 80,12 persen," jelas Iwan.

Menahan Limpasan Sebelum Masuk Drainase

Iwan menjelaskan, tandon ini nantinya diharapkan dapat menahan sebagian limpasan sebelum masuk ke sistem drainase. Air hujan yang datang akan dikelola dan ditampung terlebih dahulu.

"Tandon ini nantinya diharapkan dapat menahan sebagian limpasan sebelum masuk ke sistem drainase. Prinsipnya air hujan yang datang kita kelola dan tampung terlebih dahulu. Ini bisa mengurangi genangan dan risiko banjir di wilayah sekitar tandon," kata Iwan.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: barayanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top