SERANG — Peringatan dini cuaca BMKG Wilayah 2 menyasar sejumlah kabupaten di Banten dengan intensitas hujan yang berbeda setiap harinya. Informasi disampaikan melalui akun media sosial resmi BMKG Wilayah 2, dan berlaku hingga Jumat, 25 September 2026.
Warga di tiga kabupaten diminta bersiap menghadapi hujan sedang hingga lebat. Potensi ini bergerak dari wilayah timur ke utara sepanjang periode tiga hari tersebut.
Pada hari pertama, potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi melanda Kabupaten Lebak bagian timur. Wilayah ini menjadi yang paling awal terdampak dalam periode peringatan dini tersebut.
Warga di kawasan tersebut disarankan mewaspadai genangan dan kondisi jalan yang licin, terutama pada jam-jam sore hingga malam.
Memasuki hari kedua, potensi hujan sedang hingga lebat bergeser ke Kabupaten Pandeglang bagian utara dan Kabupaten Serang bagian selatan. Dua wilayah ini berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada waktu yang bersamaan.
Wilayah pesisir Pandeglang utara dan area pertanian di Serang selatan perlu mendapat perhatian lebih, mengingat keduanya cukup terdampak jika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Pada hari terakhir periode peringatan, Kabupaten Lebak bagian utara dan Kabupaten Serang bagian selatan kembali masuk daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat. Serang selatan tercatat dua kali berturut-turut masuk daftar potensi hujan tinggi.
Warga di kedua wilayah tersebut diminta tidak mengabaikan informasi pembaruan, mengingat kondisi cuaca bisa berubah cepat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan prakiraan cuaca lebih spesifik hingga level kelurahan atau desa, BMKG menyarankan memantau pembaruan secara berkala melalui situs maupun akun media sosial resmi BMKG.
Peringatan dini ini bersifat prakiraan berbasis informasi resmi BMKG Wilayah 2. Warga Banten diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan.