CILEGON — Pelantikan dipimpin oleh Ketua Harian Pengprov Perbakin Banten, Johan Arifin Muba. Dalam sambutannya, Irwan Sambilani menyebut POPDA sebagai ujian pertama bagi kepengurusannya. Ia menegaskan bahwa menjadi tuan rumah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum membuktikan kualitas atlet tuan rumah.
Irwan tidak hanya bicara soal medali. Ia menekankan bahwa Perbakin harus menjadi wadah pembentukan karakter. “Perbakin bukan hanya organisasi olahraga menembak dan berburu, tetapi juga wadah pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, dan prestasi,” ujarnya di hadapan pengurus yang baru dilantik.
Target jangka panjang yang ia canangkan mencakup penguatan solidaritas internal, peningkatan pembinaan atlet secara sistematis, serta regenerasi berkelanjutan. “Ke depan kita harus bersama-sama memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta menciptakan regenerasi yang berkelanjutan demi kemajuan Perbakin Kota Cilegon,” tambah Irwan.
Salah satu tantangan yang langsung dihadapi kepengurusan baru adalah ketersediaan atlet muda. POPDA yang mempertandingkan cabang olahraga pelajar menjadi ajang strategis untuk menjaring bibit baru. Irwan mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk bergerak cepat mencari talenta dari sekolah-sekolah di Cilegon.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2022-2026 yang dinilai telah meletakkan fondasi organisasi. “Terima kasih kepada pengurus Perbakin masa bakti 2022 sampai 2026 atas dedikasinya selama ini dalam memajukan organisasi Perbakin Kota Cilegon,” tutupnya.
Dengan status sebagai tuan rumah, Perbakin Cilegon memiliki keuntungan psikologis dan logistik. Namun, tekanan untuk tampil maksimal di kandang sendiri juga nyata. Kepengurusan baru memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk mematangkan persiapan teknis dan mental atlet sebelum POPDA bergulir pada Juni mendatang.