TANGERANG — Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah sebuah kebanggaan besar, namun tantangan terbesar justru terletak pada pengamalan nilai-nilainya di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan sosial. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, saat menghadiri Haflah Tahfiz Quran Yayasan Al Mubarok pada Rabu (20/5/2026).
Menurut Maryono, keberhasilan anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an harus menjadi langkah awal membentuk karakter yang kuat. Ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, generasi muda membutuhkan pondasi moral dan spiritual yang kokoh sebagai pegangan hidup.
Maryono menyampaikan bahwa kebanggaan menjadi penghafal Al-Qur’an akan sia-sia jika tidak diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia mencontohkan sikap hormat kepada orang tua, sopan kepada guru, jujur, dan peduli terhadap sesama sebagai bentuk implementasi paling dasar.
“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa. Namun yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai tersebut hadir dalam perilaku sehari-hari, seperti hormat kepada orang tua, sopan kepada guru, jujur, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh siswa, guru, serta orang tua yang menyaksikan prosesi wisuda tahfidz. Maryono menilai haflah ini menjadi momentum penting dalam mencetak generasi muda Kota Tangerang yang berakhlak mulia.
Maryono memberikan apresiasi kepada Yayasan Al Mubarok yang konsisten menanamkan pendidikan agama sejak usia dini. Menurutnya, tantangan anak-anak saat ini tidak hanya terbatas pada persaingan akademik, tetapi juga pengaruh negatif dari perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang sangat cepat.
“Kehadiran Al-Qur’an dalam kehidupan mereka harus menjadi cahaya sekaligus pegangan agar tumbuh menjadi pribadi yang baik, santun, dan memiliki arah hidup yang jelas,” tuturnya.
Ia berharap seluruh siswa dan masyarakat sekolah terus mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Maryono optimistis langkah ini akan melahirkan generasi Qurani yang membawa keberkahan bagi Kota Tangerang.
“Karena ketika generasi muda kita dekat dengan Al-Qur’an, insyaAllah Kota Tangerang akan dipenuhi keberkahan,” pungkasnya.