TANGERANG — Kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat kembali diuji dalam upaya mitigasi banjir di Kota Tangerang. Aksi bebersih Kali Sabi di bawah flyover Taman Cibodas, Kecamatan Cibodas, berhasil mengangkut puluhan ton sampah dalam dua hari terakhir.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Hendra Gunawan, turut serta dalam kegiatan korve atau kerja bakti pada Minggu (24/5/2026). Ia menyoroti pentingnya konsistensi dalam menjaga kebersihan sungai sebagai langkah antisipasi bencana hidrometeorologi.
“Kami apresiasi DPUPR Kota Tangerang yang menurunkan kekuatan penuh armada dan alat berat dalam aksi bebersih kali sabi, ini bukti pemerintah hadir,” ujar Hendra.
Menurut Hendra, upaya ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata. Ia menekankan perlunya kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan kali di wilayah Kota Tangerang.
“Inisiatif Banksasuci dalam menggalakkan gerakan Bebersih Kali harus diapresiasi, karena butuh kolaborasi dan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan kali dan sungai,” tegas anggota Fraksi Gerindra tersebut.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang mengerahkan armada dan alat berat secara penuh untuk mendukung aksi ini. Data dari Pemerintah Provinsi Banten melalui UPTD DAS Cidurian-Cisadane mencatat, total sampah yang berhasil dibersihkan dari Kali Sabi mencapai 39,7 ton.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan mitigasi banjir yang melibatkan pemerintah provinsi, pemkot, dan komunitas peduli lingkungan. Pembersihan dilakukan sejak Sabtu (23/5/2026) di kawasan Cibodas yang selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan.
Hendra mengingatkan bahwa ancaman banjir tidak bisa dihadapi dengan kerja sekali waktu. Sampah yang menumpuk di aliran sungai kerap menjadi penyebab utama meluapnya air saat hujan deras mengguyur wilayah Tangerang dan sekitarnya.
“Upaya mitigasi bencana hidrometeorologi seperti aksi bebersih kali harus terus dilakukan secara rutin dan berkala,” pungkasnya.