BANTEN — Bukan hanya sekadar varian sporty, Ioniq 6 N membawa pendekatan berbeda dari mobil listrik pada umumnya. Pembaca setia, Eric Goh, mengirimkan foto mata-mata yang menunjukkan unit Ioniq 6 N melenggang di jalanan Malaysia. Mobil ini dibalut cat Performance Blue dengan efek mutiara yang jadi ciri khas divisi N, plus kaca spion kamera opsional yang menjadi fitur perdana untuk Hyundai di Malaysia.
Satu hal yang langsung mencolok dari Ioniq 6 N adalah pendekatannya terhadap pengalaman berkendara. Hyundai tidak hanya mengejar angka, meski speknya gila: motor ganda dengan tenaga 609 PS dan torsi 740 Nm. Aktifkan mode N Grin Boost (NGB), tenaga melonjak ke 650 PS dan torsi 750 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam tembus 3,2 detik — dua persepuluh detik lebih cepat dari Ioniq 5 N.
Namun, yang membuatnya istimewa adalah gimik software yang dirancang untuk menghibur pengemudi. Fitur N Active Sound+ dan N e-Shift bisa menyimulasikan suara mesin dan sensasi transmisi kopling ganda delapan percepatan. Hasilnya, menurut klaim Hyundai, sangat meyakinkan. Ini adalah upaya untuk menjembatani penggemar mobil konvensional ke era elektrifikasi tanpa kehilangan sensasi tradisional.
Hyundai tidak setengah hati menyiapkan Ioniq 6 N untuk urusan handling. Mobil ini mendapat peredaman suspensi khusus, diferensial selip terbatas elektronik, dan rem depan berdiameter 400 mm. Berbagai fungsi perangkat lunak seperti N Torque Distribution untuk distribusi torsi yang bisa diatur, hingga N Drift Optimiser untuk pengguna yang ingin bersenang-senang di tikungan.
Untuk urusan daya, Ioniq 6 N dibekali baterai NMC 84 kWh generasi kedua. Kapasitas ini lebih besar dari baterai 77,4 kWh pada model pra-facelift. Keunggulan utamanya ada pada kecepatan pengisian daya DC: dari 10 ke 80 persen hanya butuh 18 menit. Jarak tempuh WLTP mencapai 487 km, cukup untuk perjalanan antar kota tanpa rasa cemas.
Secara visual, Ioniq 6 N tampil lebih agresif dengan spatbor melebar yang membungkus pelek 20 inci dan ban Pirelli P Zero Elect. Bemper depan-belakang didesain ulang dengan aksen merah khas N. Sayap belakang model swan-neck menjadi pembeda utama dari sedan listrik reguler.
Di dalam kabin, setir N dengan tombol fungsi performa khusus dan jok tipe bucket dengan logo N bercahaya langsung menyambut pengemudi. Layar instrumen dan infotainment 12,3 inci kini mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto. Ada juga dudukan kamera aksi di atap untuk merekam momen track day.
Dengan estimasi harga RM460.000, Ioniq 6 N jelas bukan mobil murah. Angka ini lebih dari dua kali lipat Tesla Model 3 Performance yang dibanderol RM229.000. Namun, perlu diingat, Ioniq 6 N adalah mobil utuh dari Korea Selatan yang terkena bea impor dan cukai 50 persen. Bagi penggemar sejati, harga mungkin bukan halangan — terutama bagi yang merindukan sensasi mobil sport listrik dengan karakter yang tidak steril.