TANGSEL — Puluhan hewan kurban itu disembelih di halaman Masjid Jami Al-Furqon yang berlokasi di Kampung Parakan, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang. Proses penyembelihan berlangsung usai salat Iduladha yang diikuti ratusan jemaah dari lingkungan sekitar.
Ustad Rahmat, yang mewakili pengurus masjid, menyampaikan apresiasi kepada para pekurban yang telah berpartisipasi dalam ibadah tahun ini. Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya sebelum salat, Rahmat mengimbau jemaah untuk mematikan alat komunikasi selama ibadah berlangsung. Tujuannya agar salat Id berjalan khusyuk dan kondusif tanpa gangguan suara ponsel.
Setelah salat, panitia meminta warga kembali ke area masjid untuk mengikuti proses penyembelihan secara gotong royong. Panitia juga mengimbau warga membawa peralatan pemotong daging dari rumah guna mempercepat distribusi daging kurban ke warga yang berhak.
Salat Iduladha di Masjid Jami Al-Furqon dipimpin oleh Ustad Andi sebagai imam, dengan Ustad Ibnu Bachtiar bertugas sebagai bilal. Adapun proses penyembelihan hewan kurban diketuai langsung oleh Wardoyo.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib. Jemaah tampak antusias membantu proses pemotongan dan pembagian daging yang nantinya akan didistribusikan ke warga sekitar masjid.
Menutup rangkaian acara, pengurus masjid mengajak jemaah untuk mengenang jasa para pendiri dan pejuang Masjid Jami Al-Furqon. Semangat tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh generasi berikutnya agar keberadaan dan fungsi masjid tetap terjaga di tengah masyarakat.
Masjid Jami Al-Furqon sendiri merupakan salah satu masjid tertua di kawasan Pamulang. Setiap tahun, jumlah hewan kurban yang disembelih di masjid ini cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah jemaah yang menitipkan kurban.