Internet Gratis di Tangsel Tembus 755 Rumah Ibadah, Pemkot Luncurkan Aplikasi Mengaji Berbasis AI

Penulis: Endra Sanjaya  •  Senin, 01 Juni 2026 | 11:20:01 WIB
Internet gratis telah terpasang di 755 rumah ibadah di Tangsel sebagai bagian dari program digitalisasi masjid.

TANGSEL — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb Asep Nurdin mengatakan, jaringan internet gratis yang dibangun pemkot telah mencapai lebih dari 5.000 titik layanan. Fasilitas itu tidak hanya tersebar di masjid dan musala, tetapi juga di taman-taman warga dan ruang publik lainnya.

Bagaimana cara kerja aplikasi Tangsel Mengaji?

Aplikasi ini dirancang sebagai platform pembelajaran agama berbasis AI. Warga bisa mengakses materi Al-Qur’an, hadis, dan kajian keislaman secara daring. Fitur utamanya memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan pengajar hingga mendapatkan pendampingan belajar secara virtual.

“Kami ingin masyarakat lebih mudah belajar agama. Di aplikasi ini warga bisa menjadi murid maupun pengajar sesuai kebutuhan,” jelas Asep saat Safari Subuh di Masjid Al-Huda, Ciputat, Sabtu (30/5).

Dampak langsung bagi warga dan pengurus masjid

Selain aplikasi, Diskominfo Tangsel juga memberikan pendampingan digital gratis bagi pengurus masjid. Bantuan mencakup penyediaan hosting, server, hingga pengembangan website masjid. Langkah ini bertujuan agar rumah ibadah tidak hanya terhubung internet, tetapi juga mampu mengelola informasi dan layanan digital secara mandiri.

“Kami ingin masjid-masjid di Tangsel naik kelas secara digital. Jadi bukan hanya internet, tetapi juga pengelolaan informasi dan layanan digitalnya kami bantu,” kata Asep.

Siapa yang paling diuntungkan dari program ini?

Warga yang tinggal di wilayah dengan akses pendidikan agama terbatas menjadi sasaran utama. Dengan adanya aplikasi berbasis AI, mereka bisa belajar kapan saja tanpa harus hadir fisik di tempat pengajian. Sementara itu, pengurus masjid mendapat keuntungan dari ekosistem digital yang saling terhubung, sehingga kegiatan dakwah dan pendidikan bisa diakses lebih luas.

Peringatan soal hoaks di tengah kemudahan digital

Di sisi lain, Asep mengingatkan warga agar tetap kritis terhadap informasi yang beredar, terutama di era AI yang bisa memanipulasi suara, wajah, hingga bentuk tubuh seseorang. “Masyarakat jangan mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi,” tegasnya.

Target ke depan: seluruh jaringan masjid dan musala terkoneksi

Pemkot Tangsel menargetkan seluruh masjid dan musala di wilayahnya bisa saling terhubung dalam satu ekosistem digital. Harapannya, berbagai kegiatan keagamaan seperti kajian, ceramah, dan pendidikan Islam dapat diakses oleh masyarakat secara lebih luas dan terintegrasi.

Berapa banyak rumah ibadah yang sudah terhubung internet gratis?

Hingga saat ini, sebanyak 379 masjid dan 376 musala telah menikmati fasilitas internet gratis dari Pemkot Tangsel. Total titik layanan internet gratis di seluruh kota mencapai lebih dari 5.000 lokasi.

Apakah aplikasi Tangsel Mengaji bisa digunakan oleh semua kalangan?

Ya, aplikasi ini terbuka untuk seluruh warga Tangsel tanpa batasan usia. Pengguna bisa memilih peran sebagai murid yang ingin belajar atau sebagai pengajar yang ingin memberikan materi keislaman secara daring.

Apa yang membedakan program ini dengan program digitalisasi masjid di kota lain?

Selain menyediakan internet gratis, Pemkot Tangsel juga memberikan pendampingan teknis menyeluruh, mulai dari hosting, server, hingga pengembangan website masjid. Pendekatan ini memastikan rumah ibadah tidak hanya terhubung, tetapi juga mampu mengelola layanan digital secara mandiri dan berkelanjutan.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: beritabanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top