BANTEN — Jenderal Listyo Sigit Prabowo memulai rangkaian ziarah nasional pada pukul 06.30 WIB di kompleks pemakaman KH Abdurrahman Wahid di Jombang, Jawa Timur. Dari sana, rombongan bergerak menuju Kota Blitar untuk berziarah ke makam Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah dari Blitar, rombongan Kapolri dijadwalkan menuju makam Presiden kedua RI, Soeharto, di Karanganyar, Jawa Tengah. Rangkaian akan ditutup dengan upacara penghormatan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada sore hari.
“Tadi pagi kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan pers di Blitar.
Kapolri menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, ziarah ke makam para presiden merupakan momentum untuk menggali nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para pendiri bangsa.
“Setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup di Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan.
Polri berharap semangat dari para pendahulu bangsa bisa menjadi inspirasi bagi seluruh personel. Targetnya, nilai-nilai kepemimpinan itu dapat diterjemahkan dalam pelayanan publik dan pengawalan pembangunan nasional menuju Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Hari Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli. Tahun ini merupakan peringatan ke-80 sejak berdirinya institusi Polri. Rangkaian ziarah nasional ini menjadi salah satu agenda puncak menjelang hari jadi tersebut.
Pemilihan makam tiga presiden dari era berbeda—Soekarno, Soeharto, dan Gus Dur—menunjukkan upaya Polri merangkul seluruh spektrum sejarah kepemimpinan nasional. Ketiga tokoh itu mewakili periode awal kemerdekaan, pembangunan Orde Baru, dan era reformasi.
Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta akan menutup rangkaian kegiatan. Lokasi itu menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi ribuan pahlawan dan tokoh nasional dari berbagai latar belakang.