JAKARTA — Panggung konser bertajuk Jejak Nada 2026 bakal menjadi peristiwa musik paling dinantikan tahun depan. Pasalnya, ajang yang dipersembahkan Marriott Bonvoy ini sukses menyatukan dua legenda hidup musik Asia Tenggara, Kris Dayanti dari Indonesia dan Sheila Majid dari Malaysia, dalam satu pertunjukan megah.
Kris Dayanti, yang akrab disapa KD, dikenal sebagai diva dengan karakter vokal kuat dan segudang lagu hits sepanjang kariernya. Ia telah menjadi salah satu figur paling berpengaruh di industri musik Tanah Air. Di sisi lain, Sheila Majid merupakan legenda musik Malaysia yang memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia, khususnya lewat karya pop dan jazz-nya yang mewarnai era 1980-an.
“Sudah cukup lama sejak panggung terakhir saya di Indonesia, dan saya sangat menantikan momen untuk kembali bertemu para penggemar yang selalu memberikan cinta luar biasa kepada saya,” ujar Sheila Majid dalam keterangan resmi.
Konser ini tidak hanya mengandalkan duet dua diva. Maestro musik Indonesia, Andi Rianto, bersama Magenta Orchestra akan menyajikan aransemen baru untuk lagu-lagu yang telah dikenal luas oleh publik. Penonton diajak menyusuri berbagai fase kehidupan melalui melodi yang telah menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat.
Selain Kris Dayanti dan Sheila Majid, panggung Jejak Nada juga akan diisi oleh Tulus, Nadhif Basalamah, Anggi Marito, serta penyanyi muda asal Malaysia, Didie Shazry. Kehadiran para musisi lintas generasi ini memperkuat konsep konser sebagai ruang pertemuan antara karya legendaris dan warna musik masa kini.
Lebih dari sekadar hiburan, Jejak Nada menjadi simbol eratnya hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia yang terjalin melalui musik. Di tengah kemegahan orkestra dan deretan musisi ternama, sorotan utama tetap tertuju pada Kris Dayanti dan Sheila Majid. Kedua diva yang telah menjadi bagian penting perjalanan musik Asia Tenggara itu siap menghadirkan malam penuh kenangan bagi ribuan penonton yang hadir. (san/*)