BANTEN — Gelar juara ini diraih setelah melalui babak final yang berlangsung ketat. Dua gol yang dicetak APC Bandung sudah cukup untuk membungkam perlawanan Tajimalela Bekasi, sekaligus memastikan mereka keluar sebagai kampiun turnamen yang diikuti 108 tim U-14 dari 18 Regional Office BRI tersebut.
Dominasi di Laga Puncak, Tajimalela Bekasi Tak Berdaya
Sepanjang pertandingan, APC Bandung tampil lebih percaya diri dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Dua gol yang tercipta tidak mampu dibalas oleh barisan pertahanan Tajimalela Bekasi yang tampil di bawah tekanan.
Kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga bukti konsistensi APC Bandung yang mampu menjaga performa terbaiknya di momen paling krusial. Sementara itu, Tajimalela Bekasi harus mengakui keunggulan lawan dan pulang dengan status runner-up.
Lampung First Rebut Posisi Ketiga Usai Hajar Cahaya Muda Pamekasan
Sebelum partai final, perebutan tempat ketiga lebih dulu digelar dan berjalan sengit. Lampung First keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Cahaya Muda Pamekasan dengan skor telak 4-1.
Hasil tersebut memastikan Lampung First mengamankan podium ketiga, sekaligus menutup kompetisi dengan catatan positif. Cahaya Muda Pamekasan sendiri harus puas menempati peringkat keempat secara keseluruhan.
Perjalanan Panjang 108 Tim dari Februari hingga Final
Gelar juara yang diraih APC Bandung tentu tidak datang secara instan. Rangkaian kompetisi BYCL 2026 telah berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 di tahap regional, melibatkan talenta muda dari berbagai penjuru Indonesia.
Dari puluhan tim yang berpartisipasi, hanya empat tim terbaik yang berhasil melaju ke fase final di Jakarta. Seleksi yang panjang ini menjadikan gelar juara yang diraih APC Bandung terasa lebih istimewa karena harus melewati banyak rintangan sejak awal tahun.
Keberhasilan ini juga menjadi modal berharga bagi para pemain muda APC Bandung untuk terus mengembangkan karier mereka di dunia sepak bola nasional.