BANTEN — Rangkaian acara yang digelar oleh Offside Corp ini terbagi dalam tiga segmen utama. Dimulai dengan jamuan makan malam eksklusif di Four Seasons Hotel Jakarta, berlanjut ke sesi pelatihan kiper di Bintaro Arena, dan ditutup dengan pertandingan persahabatan yang melibatkan 40 peserta.
Agenda pembuka berlangsung pada Sabtu (27/6) malam. Sekitar 100 tamu undangan menghabiskan waktu dua jam berdialog langsung dengan Van der Sar di hotel mewah kawasan Mega Kuningan tersebut.
Dalam sesi yang santai, Van der Sar berbagi cerita soal perjalanan kariernya dari Ajax Amsterdam, Juventus, hingga masa kejayaannya di Old Trafford. Acara juga diisi dengan permainan interaktif, sesi foto, dan tanda tangan bagi para peserta.
Keesokan harinya, Minggu (28/6), perhatian beralih ke Bintaro Arena. Sebanyak 30 anak berusia 8 hingga 12 tahun mengikuti coaching clinic Class of Stars yang difokuskan pada teknik dasar penjaga gawang.
Edwin tidak datang sendirian. Putranya, Joe van der Sar, yang juga berposisi sebagai kiper, ikut mendampingi dan memberikan instruksi langsung kepada para peserta. Setiap anak yang hadir didampingi oleh satu orang tua atau wali selama sesi berlangsung.
Setelah sesi latihan, acara berlanjut ke fun match dengan format yang cukup unik. Sebanyak 40 peserta dibagi ke dalam dua tim, sementara Edwin dan Joe van der Sar masing-masing bertugas sebagai penjaga gawang di tim yang berbeda.
Format ini memberikan kesempatan langka bagi para peserta untuk bermain langsung — dan mencoba menjebol gawang — legenda hidup sepak bola dunia.
CEO Offside Corp, Gilbert Garlycia, mengaku bangga dengan antusiasme peserta selama dua hari terakhir. Menurutnya, acara ini bukan sekadar menghadirkan bintang internasional, tetapi menciptakan pengalaman personal bagi penggemar.
"Tujuan kami bukan hanya menghadirkan sosok legenda dunia, tetapi juga menciptakan pengalaman yang personal, inspiratif, dan tak terlupakan bagi seluruh peserta," ujar Gilbert dalam keterangan resmi.
Van der Sar pun menyampaikan kesan positifnya. "Saya merasa sangat senang bisa kembali bertemu para penggemar di Indonesia. Sambutan yang saya terima sangat luar biasa. Melihat semangat anak-anak saat coaching clinic... membuat kunjungan ini menjadi pengalaman yang sangat spesial bagi saya," kata mantan kiper Timnas Belanda itu.