Komponen BYD Tang Terlepas saat Terjang Banjir di China, Bukan Motor Penggerak

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 03:13:31 WIB
Komponen bawah BYD Tang terlepas saat melintasi banjir di Shenyang, China, diduga akibat tekanan air deras.

BANTEN — Video berdurasi pendek yang beredar luas di platform sosial China merekam momen sebuah BYD Tang melintasi genangan banjir di Shenyang. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas sebuah komponen dari bagian bawah mobil terlepas dan hanyut terbawa arus air. Peristiwa ini langsung menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan pemilik kendaraan listrik.

Bukan Motor Penggerak, Melainkan Penutup Bawah

Penyelidikan awal dari sejumlah komunitas otomotif dan pengamat teknis di China mengarahkan bahwa komponen yang terlepas bukanlah motor penggerak atau baterai. Bentuk dan posisi komponen tersebut lebih mirip dengan underbody panel atau penutup bagian bawah mobil yang berfungsi sebagai pelindung aerodinamis dan isolasi kebisingan.

Panel ini umumnya terbuat dari bahan plastik atau serat komposit yang ringan dan dipasang dengan klip atau baut. Tekanan air banjir yang deras dan kecepatan mobil saat melintas diduga menjadi penyebab utama panel tersebut terlepas dari dudukannya.

Dampak pada Keamanan dan Kinerja Kendaraan

Meski bukan komponen vital, terlepasnya underbody panel tetap bisa menimbulkan masalah. Tanpa panel ini, komponen di bawah mobil seperti kabel dan saluran pendingin menjadi lebih rentan terhadap benturan dan percikan air secara langsung. Pada kecepatan tinggi, hilangnya panel juga dapat sedikit mengganggu efisiensi aerodinamis kendaraan.

Pemilik BYD Tang di China disarankan untuk memeriksa kondisi klip dan baut panel bawah setelah menerjang banjir. Jika panel hilang, penggantian di bengkel resmi disarankan untuk memastikan pemasangan kembali sesuai standar pabrik.

BYD Tang: SUV Listrik Premium dengan Performa Tangguh

BYD Tang sendiri merupakan SUV listrik berukuran besar yang diposisikan sebagai model premium di jajaran BYD. Di China, mobil ini dibekali penggerak semua roda (AWD) dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga total hingga 517 hp. Baterai Blade Battery milik BYD juga dikenal dengan ketahanannya terhadap tusukan dan tekanan ekstrem.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pemilik kendaraan, baik listrik maupun konvensional, bahwa menerjang banjir dengan kecepatan tinggi tetap berisiko. Tekanan air dapat merusak komponen yang tidak dirancang untuk menahan arus deras, terutama bagian bawah mobil yang relatif rentan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top